Breaking News:

Pilkada DKI Jakarta

Anies Baswedan Dinilai Takkan Kehilangan Panggung Bila Pilkada Digelar 2024, Ini Alasannya

Dengan batalnya revisi Undang-undang Pemilu karena ditarik dari Prolegnas 2021, maka penyelenggaran pilkada akan sesuai jadwal, yakni pada 2024.

Editor: Yaspen Martinus
Wartakotalive.com/Fitriyandi Al Fajri
Andai pilkada digelar pada 2024, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bisa mempertahankan panggung politik dengan mengikuti konvensi capres yang digelar partai politik. 

Hal ini diungkap Yasonna saat rapat kerja dengan Badan Legislasi (Baleg) DPR, Selasa (9/3/2021).

"Merespons yang disampaikan ketua dan menyikapi surat Komisi II tentang pencabutan RUU Pemilu dari daftar prioritas tahun 2021, pemerintah sepakat," ujar Yasonna, dalam rapat di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Selasa (9/3/2021).

Baca juga: Jokowi Ajak Rakyat Benci Produk Luar Negeri, Indef: Kalau Dibalas Ekspor Kita Dipersulit Gimana?

Menurut Yasonna, pihaknya sepakat menarik atau mengedrop RUU Pemilu dari daftar Prolegnas 2021.

Oleh karenanya, politikus PDIP itu merasa tak perlu disampaikan secara panjang, terkait evaluasi mengenai RUU Pemilu yang ditarik.

"Jadi kita hanya sepakat untuk yang satu itu kita drop, karena saya kira tidak perlu lagi, singkat saja, kami tidak perlu menyampaikan evaluasi seluruhnya," jelas Yasonna.

"Apa yang sudah kita sepakati kita bawa ke paripurna kecuali yang satu ini (RUU Pemilu)," imbuhnya. (Taufik Ismail)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved