Breaking News:

Pilkada DKI Jakarta

Anies Baswedan Dinilai Takkan Kehilangan Panggung Bila Pilkada Digelar 2024, Ini Alasannya

Dengan batalnya revisi Undang-undang Pemilu karena ditarik dari Prolegnas 2021, maka penyelenggaran pilkada akan sesuai jadwal, yakni pada 2024.

Editor: Yaspen Martinus
Wartakotalive.com/Fitriyandi Al Fajri
Andai pilkada digelar pada 2024, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bisa mempertahankan panggung politik dengan mengikuti konvensi capres yang digelar partai politik. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Pilkada serentak 2024 dinilai menghilangkan panggung kepala daerah yang akan maju dalam pemilu selanjutnya, termasuk Pemilu Presiden, salah satunya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menilai, Anies Baswedan tidak akan kehilangan panggung politik, meski pilkada digelar pada 2024.

"Kalaupun misalnya Pilkada tetap 2024, menurut saya Anies tidak kehilangan panggung," kata Burhanuddin dalam dikusi yang digelar, Sabtu (13/3/2021).

Baca juga: Sudah 89 Akun Medsos Ditegur Polisi Virtual Termasuk 1 WhatsApp, Banyak yang Langsung Menghilang

Jabatan Anies sebagai orang nomor 1 di DKI akan berakhir pada 2022.

Dengan batalnya revisi Undang-undang Pemilu karena ditarik dari Prolegnas 2021, maka penyelenggaran pilkada akan sesuai jadwal, yakni pada 2024.

Menurut Burhanuddin, Anies dapat mempertahankan panggung politik dengan mengikuti konvensi capres yang digelar partai politik.

Baca juga: Pemerintah Diminta Percepat Vaksinasi Sebelum Covid-19 Bermutasi Lebih Banyak Lagi

Anies juga tidak akan kehilangan panggung, karena pendaftaran capres akan dimulai pada 2023.

"Awal 2023 Nasdem sudah bikin konvensi capres."

"Pertengahan 2023 selesai konvensi sudah didaftarkan ke KPU sebagai capres."

Baca juga: Semua Penyintas Berpotensi Alami Long Covid, Waktu Kesembuhan Berbeda Tergantung Kondisi Tubuh

"Kan proses pendaftaran sudah berlangsung beberapa bulan sebelum Pileg-Pilpres 2024," katanya.

Menurut Burhanuddin, Anies tetap dijagokan menjadi Gubernur DKI, apabila Pilkada digelar pada 2020.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved