Breaking News:

Wirausaha

Teten Masduki Sebut Wirausaha di Indonesia Tertinggal dari Negara Lain di Asia Tenggara

Menteri Koperasi (Menkop) dan UKM , Teten Masduki sebut pertumbuhan wirausaha di Indonesia masih tertinggal jauh dari sejumlah negara di Asia Tenggara

Warta Kota/Rizki Amana
Menkop UKM, Teten Masduki saat berkunjung di gerai UMKM kawasan Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Kota Tangsel. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Menteri Koperasi (Menkop) dan UKM , Teten Masduki sebut pertumbuhan wirausaha di Indonesia masih tertinggal jauh dari sejumlah negara di Asia Tenggara.

Hal tersebut disampaikannya saat meninjau lokasi gerai produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di kawasan Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

"Indonesia presentase wirausahanya masih sedikit, masih 3,47 persen. Kalah jauh dengan Singapura yang jumlah penduduknya kurang dari lima juta, tapi pengusahanya sudah hampir 8,5 persen. Malaysia sudah di atas empat persen, Thailand sudah 4,5 persen," kata Teten saat ditemui di lokasi, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Kota Tangsel, Kamis (11/3/2021).

Teten menjelaskan guna mengejar ketertinggalan dari sejumlah negara tetangga, pihaknya tengah melangsungkan sejumlah langkah yang dapat mendongkrak jumlah wirausaha di Indonesia. 

Baca juga: PLN Berikan Harga Tambah Daya Super Hemat Bagi Pelanggan Rumah Tangga dan UMKM

Baca juga: Luhut: Ekosistem Digital Mampu Tingkatkan Daya Saing Produk UMKM

Baca juga: Siap-siap Banpres UMKM Tahap 3 Segera Keluar, Siapkan Persyaratan Berikut Ini

Langkah yang diambil pihaknya berupa sejumlah pelatihan maupun pendampingan kepada pelaku UMKM yang menonjol. 

Menurutnya, langkah itu guna menargetkan pertumbuhan pelaku wirausaha di tengah negara Indonesia yang terkategori sebagai salah satu negara maju. 

"Untuk menjadi negara maju minimal kan empat persen. Nah kita lakukan pendampingan berkelanjutan, pendekatan inkubasi ini yang akan kami teruskan untuk meningkatkan kewirausahan di Indonesia," jelasnya. 

Sementara itu, ia menegaskan pertumbuhan peningkatan wirausaha hingga masa jabatan Presiden RI Joko Widodo pada tahin 2024 nanti. 

"Kita akan targetkan hingga 2024 nanti," pungkasnya.

Penulis: Rizki Amana
Editor: Valentino Verry
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved