Breaking News:

Berita Banten

Soal Sekolah Tatap Muka, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten Tunggu Persetujuan Orangtua Murid

Dinas Pendidikan Provinsi Banten menunggu persetujuan orang tua murid untuk menyelenggarakan sekolah tatap muka.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Max Agung Pribadi
Wartakotalive.com/Rizki Amana
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Banten, Tabrani mengaku tengah mempersiapkan rencana sekolah tatap muka.  

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Banten, Tabrani menyampaikan kesiapan pihaknya mengglar sekolah tatap muka di wilayah kerjanya. 

Hal tersebut disampaikan pihaknya mengingat rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim yang bakal membuka pembelajaran secara ttap muka pada Juli 2021 nanti. 

"Kita siap melaksanakan tatap muka. Seluruh sekolah sudah kota instruksikan untuk melakukan persiapan penerapan protokol kesehatan bila pembelajaran tatap muka nanti dilaksankan," kata Tabrani saat dikonfirmasi, Kota Tangsel, Jumat (12/3/2021).

Baca juga: Pemprov DKI Belum Bahas Wacana Sekolah Tatap Muka Semester Genap Juli 2021

Tabrani menjelaskan, pembelajaran tatap muka bakal dilangsungkan dengan penerapan protokol kesehatan covid-19.

Serta pembelajaran tatap muka bakal berlangsung jika wilayah Provinsi Banten telah masuk sebagai zona hijau penyebaran dan penularan infeksi covid-19.

"Nanti kita lihat perkembangan kasus di daerah terutama di Banten. Kalau memang nanti kasusnya melandai bahkan zonanya sudah hilang semuanya menjadi zona hijau kita akan buka secara bertahap," jelasnya. 

Baca juga: Pelayanan Pendidikan Ditingkatkan, Gubernur Banten Wahidin Halim Kini Perbolehkan Sekolah Tatap Muka

Selain itu, pihaknya mengaku bakal mengkoordinasikan rencana pembelajaran tatap muka dengan sejumlah wali murid. 

Ia mengatakan tak menutup kemungkinan menarik kebijakan rencana tersebut  jika sejumlah wali murid menolak pembelajaran tatap muka. 

"Salah satu syarat kalau mau masuk selain sekolah menyiapkan protokol kesehatan adalah meminta perstujuan oleh orang tua. Meskipun sekolah sudah memberlakukan masuk sekolah, orang tua berhak menolak kalau memang dia tidak meyakini anaknya tidak tertular," pungkasnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved