Breaking News:

Bekasi Bebas Banjir

Rahmat Effendi Meyakini Kali Bekasi Bebas Banjir Beberapa Tahun ke Depan

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meyakini wilayah di pinggir Kali Bekasi bakal terbabas dari banjir dua sampai tiga tahun mendatang.

Warta Kota/Rangga Baskoro
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat wawancara ekslusif bersama Warta Kota. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meyakini wilayah di pinggir Kali Bekasi bakal terbabas dari banjir dua hingga tiga tahun mendatang.

Hal itu dikatakannya seiring dengan dimulainya program pengendalian banjir Kali Bekasi oleh Kementerian PUPR yang diawali dengan pengerjaan paket 1, mulai dari pertemuan Sungai Cileungsi-Cikeas dan Kali Bekasi, hingha Bendung Bekasi sepanjang 12 kilometer.

"Saya bisa bilang, dua sampai tiga tahun ke depan Kali Bekasi aman (banjir) lah, karena program normalisasi dari Kementerian PUPR tahap pertama dari perbatasan Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor di Sungai Cikeas-Cileungsi pertemuan Kali Bekasi sampai Bendung Bekasi sudah dimulai," kata Rahmat saat ditemui, Jumat (11/3/2021).

Rahmat menuturkan topografi Kota Bekasi berada pada 29 meter di bawah permukaan laut (DPL). Oleh sebab itu, pihaknya saay ini sedang fokus memetakan wilayah mana saja yang rawan banjir.

Baca juga: Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Bisa Cabut Jabatan Lurah Bila Terbukti Lakukan Pelecehan Seksual

Baca juga: Sidang Paripurna Istimewa HUT Kota Bekasi, Rahmat Effendi Banggakan Pembangunan Era Kepemimpinannya

Baca juga: VIDEO HUT Bekasi Ke 24, Toleransi Antar Umat Beragama Diharapkan Semakin Ditingkatkan di Kota Bekasi

Oleh sebab itu, pengendalian banjir salah satunya juga akan difokuskan pada pembuatan polder guna menampung debit air kala hujan mengguyur kawasan Kota Bekasi.

"Sedangkan topografinya Kota Bekasi hanya 29 meter di atas permukaan laut. Enggak mungkin bisa kami kendalikan tanpa membuat long storage, polder atau embung. Waktu saya ke Bojonegoro (Jawa Timur), di sana mencanangkan 1.000 embung karena sama seperti Bekasi, tinggi tanahnya hanya 29 meter. Jadi caranya hanya itu," ungkapnya.

Ia telah merencanakan untuk memfokuskan penanganan masalah banjir apabila nantinya pandem Covid-19 telah berakhir.

"Bahkan tahun 2021 ini kami mau menggeser persoalan lain kepada persoalan penanganan banjir. Jadi yang saya sebutkan tadi, banjir jadi skala prioritas kita setelah pandemi Covid-19," ucap Rahmat.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Valentino Verry
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved