Breaking News:

Trotoar

Koalisi Pejalan Kaki Sebut 90 Persen Trotoar di DKI Jakarta Masih Diokupansi

Trotoar Jalan Veteran I, Jakarta Pusat yang diokupansi tiang, PKL, dan parkir menunjukan bahwa pemerintah DKI Jakarta tidak serius.

Warta Kota/Desy Selviany
Bukan hanya tiang yang menghalangi guiding block di trotoar Jalan Veteran I, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (11/3/2021) (Desy Selviany) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Trotoar Jalan Veteran I, Jakarta Pusat yang diokupansi tiang, pedagang kaki lima (PKL), dan parkir menunjukan bahwa pemerintah DKI Jakarta tidak serius dalam menyediakan fasilitas publik bagi pejalan kaki.

Ketua Koalisi Pejalan Kaki Alfred Sitorus mencatat dari target 2.600 kilometer (km) trotoar yang dibangun di DKI Jakarta, baru 400 km trotoar yang selesai dibangun.

Kondisi itu diperparah dengan kondisi 400 km trotoar yang sudah dibangun tersebut.

Alfred mencatat, 90 persen trotoar masih diokupansi oleh pihak-pihak di luar pejalan kaki.

Misalnya saja seperti PKL, motor, dan tiang-tiang yang menghalang guiding block.

"Jadi saya bertaruh dengan Gubernur atau dan Kepala Dinas. Kawasan Sudirman-Thamrin yang jadi tempat penilaian sustainable transport award saja trotoarnya enggak luput dari tempat parkir dan masih dilintasi sepeda motor," ujar Alfred, Kamis (11/3/2021).

Baca juga: Bukan hanya Tiang, Trotoar Jalan Veteran I juga Dipenuhi PKL dan Motor Parkir

Baca juga: Satpol PP, Dishub, dan Bina Marga DKI Mendata Kondisi Trotoar di Jakarta Selatan untuk Pedestrian

Baca juga: Nasib Para Pehobi Skateboard di Tangsel Merana, Sering Dimarahi Petugas karena Bermain di Trotoar

Apalagi kata Alfred, trotoar-trotoar yang bukan di jalan protokol seperti di kawasan Cikini dan Tebet.

Di lokasi itu, trotoar bahkan sudah tidak terlihat bentuknya karena diokupansi PKL, parkir motor, dan pengendara motor.

Alfred mengatakan, kondisi tersebut terlihat kontradiktif dengan DKI Jakarta yang sudah dua kali berturut-turut mendapatkan penghargaan dari ajang perkotaan bergengsi sustainable transport award.

Padahal biasanya di ajang tersebut, kondisi fasilitas pejalan kaki menjadi salah satu penilaian utama.

Halaman
123
Penulis: Desy Selviany
Editor: Valentino Verry
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved