Breaking News:

Libur Panjang

Antisipasi Lonjakan Penumpang, PT KAI Siapkan 460 KA Jarak Jauh di Libur Panjang 11-14 Maret 2021

PT KAI menambah jadwal perjalanan kereta api jarak jauh, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang 11-14 Maret 2021.

Editor: Hertanto Soebijoto
Istimewa
VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, pada periode 11-14 Maret 2021 KAI menambah jadwal perjalanan KA yang semula 420 KA menjadi 460 KA. Foto ilustrasi: Suasana Stasiun Gambir, Gambir, Jakarta Pusat pada Rabu (12/8/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) menambah jadwal perjalanan kereta api (KA) jarak jauh, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang 11-14 Maret 2021.

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, pada periode 11-14 Maret 2021 KAI menambah jadwal perjalanan KA yang semula 420 KA menjadi 460 KA.

"Penambahan jadwal operasional KA jarak jauh ini, tentunya untuk mengantisipasi apabila adanya lonjakan penumpang pada periode libur panjang tersebut," kata Joni saat dikonfirmasi, Kamis (11/3/2021).

Video: Kebakaran Hebat di Jalur Pantura Perbatasan Bekasi

PT KAI sendiri, telah memberikan arahan terkait syarat perjalanan yang berubah pada saat periode libur panjang 11-14 Maret 2021.

Dalm periode libur panjang ini,peraturan perjalanan orang menggunakan Kereta Api (KA) masih berpedoman pada Surat Edaran (SE) No 7/2021 Satgas Penanganan Covid-19 dan SE No 20/2021 Kementerian Perhubungan.

Calon penumpang PT KAI yang akan melakukan perjalanan menggunakan KA jarak jauh, pada libur panjang atau keagamaan wajib melakukan tes RT-PCR, rapid test antigen atau GeNose C19.

Baca juga: BREAKING NEWS: Tinggi Muka Air Kamis 11 Maret: Empat Pos Pantau DKI Siaga 3, Warga Diimbau Waspada

Baca juga: UPDATE Tinggi Muka Air Kamis 11 Maret 2021: Pintu Air Pasar Ikan Jakarta Naik Status Jadi Siaga 2

Pada masa berlaku surat keterangan negatif hasil tes Covid-19, sampel yang diambil hanya berlaku 1x24 jam sebelum keberangkatan.

Ada perbedaan terkait batasan umur bagi anak-anak yang perlu melakukan tes skrining Covid-19, dalam SE No 20/2021 Kementerian Perhubungan untuk melakukan perjalanan jarak jauh.

SE No 20/2021 merubah batasan umur penumpang anak-anak yang sebelumya pada SE No 11/2021 di bawah 12 tahun tidak diwajibkan menyertakan tes Covid-19.

Baca juga: Hari Ini Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 14 Resmi Dibuka Langsung Login ke Prakerja.go.id

Pada Se No 20/2021, aturan tersebut berubah yaitu batasan umur yang wajib melakukan tes Covid-19 yaitu di bawah umur lima tahun. (Hari Darmawan)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved