Breaking News:

Ada Lampu Hijau Bagi Usaha Karaoke untuk Kembali Beroperasi di Masa Pandemi

Dalam surat edaran itu, pihaknya meminta para pengusaha di sektor usaha ini untuk melakukan persiapan beroperasi kembali.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Agus Himawan
warta kota/nur ichsan
Gumilar Ekalaya 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan lampu hijau usaha karaoke untuk dapat kembali beroperasi ditengah pandemi Covid-19. Diketahui usaha karaoke hingga saat ini belum dapat beroperasi.

Sinyal dapat kembalinya beroperasi usaha karaoke ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) nomor 64/SE/2021 tentang Persiapan Pembukaan Kembali Usaha Karaoke di Provinsi DKI Jakarta.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Gumilar Ekalaya menyatakan dalam surat edaran itu, pihaknya meminta para pengusaha di sektor usaha ini untuk melakukan persiapan beroperasi kembali.

“Usaha karaoke sedang dipersiapkan untuk dibuka kembali pada masa Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro dengan mengajukan permohonan pembukaan kembali,” kata Gumilar Ekalaya, Rabu (10/3/2021).

Baca juga: Rekrut Dua Pemain, Ini Kata Manajer Persita Tangerang

Baca juga: Waspada Begal di Ciracas, Maksud Hati Nongkrong di Warung Kopi, Seorang Pria Dibacok Begal

Kendati demikian, untuk membuka kembali usaha karaoke, bagi pengusaha untuk dapat membuat permohonan pembukaan kembali usaha karaoke kepada Tim Gabungan melalui Disparekraf DKI. Sebelum membuka usahanya, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh para pengelola karaoke.

Nantinya, para pengusaha karaoke diminta untuk terlebih dulu mengajukan surat permohonan beroperasi kembali ke Disparekraf DKI

Dalam mengajukan surat permohonan itu, para pengusaha diminta untuk melampirkan KTP penanggung jawab, Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP), rencana protokol kesehatan yang bakal diterapkan di tempat usahanya. “Mempersiapkan pembentukan Tim Satgas Covid-19 Internal pada tempat usaha,” katanya.

Terpisah, Kepala Bidang Industri Pariwisata Disparekraf DKI Jakarta Bambang Ismadi mengatakan, meski dalam surat edaran itu diminta untuk menyiapkan diri, namun pihaknya belum memberikan izin usaha karaoke dibuka kembali. “Jadi sifatnya melihat persiapan dan kesiapan para pengelola usaha karaoke,” ucapnya.

Ia pun menegaskan, pihaknya hanya meminta mereka mempersiapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di tempat usahanya. “Belum boleh. Yang mau buka harus mengajukan protokolnya lebih dahulu secara ketat,” kata Bambang.

Ketua Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta (Asphija), Hana Suryani respons positif lampu hijau terkait persiapan usaha karaoke dapat beroperasi di tengah pandemi. Meski dinilai langkah tersebut terlambat, namun Hana memberi apresiasi.

“Kami ya sangat mengapresiasi walau telat ya, tapi yang penting orang dikasih kesempatan itu intinya, baru simulasi prokesnya,” kata Hana, Rabu (10/3). Dikatakan Hana, prosesnya pengajuan memang tidak mudah karena perlu melewati beberapa tahapan.

Baca juga: Link Live Leg Pertama Liga Europa Manchster United vs AC Milan: Setan Merah Tanpa Enam Pemain Utama

Baca juga: Demi Kemaslahatan Umat, BPKH Serahkan Satu Unit Mobil untuk Operasional Zakat UCare Indonesia

Salah satunya mengajukan ke Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Namun, sebelum pengajuan ke Pemprov DKI Jakarta, perlu ada rekomendasi dulu dari asosiasi. Hal ini lah yang masih menjadi pertanyaan, apakah nanti Asphija yang akan memberikan rekomendasi itu.

“Nah inilah yang aku lagi ke dinas pariwisata bahwa berarti referensi yang dimaksud asosiasi sejenis itu ditunjuk langsung harusnya asphija, tapi ini kami coba tanyakan,” katanya. Hana menyebut sangat menyetujui langkah Pemprov ini, sebab seharusnya usaha hiburan diberikan kesempatan, sehingga jika ada kekurangan dalam prokes untuk dapat dilakukan evaluasi bersama.

“Tapi kita mau tanya dulu ke dinas Pariwisata. Intinya kita bersinergilah. Stakeholder kan Asphija yang memang harus di libatkan,” ucapnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved