Breaking News:

Pandemi Virus Corona

Sekretaris Eksekutif Komite Covid-19; Krisis Akibat Pandemi Virus Corona Terberat Bagi Indonesia

Sekretaris Eksekutif I Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Raden Pardede, menyatakan dampak pandemi virus corona berat

Editor: Valentino Verry
unsplash/Viktor Forgacs
Ilustrasi virus corona. Sekretaris Eksekutif I Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Raden Pardede menyatakan, pandemi dengan skala besar biasanya terjadi satu abad sekali. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sekretaris Eksekutif I Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Raden Pardede menyatakan, pandemi dengan skala besar biasanya terjadi satu abad sekali. 

Raden mengatakan, pandemi saat ini yakni akibat virus Covid-19 merupakan krisis di sektor kesehatan terberat sejak Indonesia merdeka. 

"Krisis kesehatan saat ini merupakan yang terberat yang dialami Indonesia sejak kita berdiri. Jadi, terakhir sekali kita lihat pandemi seperti Spanish flu adalah tahun 1918," ujarnya dalam video conference, Rabu (10/3/2021). 

Kendati mengalami tekanan berat, tapi negara lain juga mengalami hal serupa dengan Indonesia karena pandemi berdampak multidimensi. 

"Berdampak kepada sektor kesehatan, ekonomi, sosial, dan kegiatan-kegiatan keagamaan," kata Raden. 

Baca juga: Pandemi Virus Corona Belum Beres, Kasus Demam Berdarah Merebak di Kota Tangerang

Baca juga: Lawan Virus Corona, Ratusan Lansia Antusias Jalani Vaksinasi Covid-19 di Kolese Kanisius Menteng

Baca juga: Lawan Virus Corona, Ratusan Lansia Antusias Jalani Vaksinasi Covid-19 di Kolese Kanisius Menteng

Sementara, pandemi Covid-19 sangat berbeda jika dibandingkan dua krisis sebelumnya yakni Asian financial crisis di 1998 dan global financial crisis di 2008. 

Menurut Raden, dua krisis sebelumnya itu berawal dari sektor ekonomi dan sektor keuangan, beda dengan pandemi yang sumbernya adalah kesehatan. 

Karena sumber daripada krisis tersebut berbeda dengan 1998 dan 2008, maka pemerintah terus mencari cara agar dapat menangani dampak pandemi Covid-19. 

"Ini berbeda, kita belajar mencari jalan keluar dengan melakukan penyesuaian sana-sini yang paling optimal," ujarnya.

Menurut Raden, strategi keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi atau penghidupan adalah satu strategi yang diambil oleh pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19. 

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved