Breaking News:

Ladang Ganja

Lindungi Bisnis Narkoba, Seperti Ini Rumitnya Mencapai Ladang Ganja Milik ZF

Bandar sekaligus pemilik ladang ganja di Mandailing Natal, Sumatera Utara ZF ternyata tidak main-main dalam bisnisnya.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Desy Selviany
Wakasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Rosana Albertina Labobar membakar ladang ganja 12 hektar di Mandailing Natal, Sumatera Utara. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Bandar sekaligus pemilik ladang ganja di Mandailing Natal, Sumatera Utara ZF ternyata tidak main-main dalam bisnisnya. 

Ladang ganja itu ditaruhnya di lokasi terpencil hingga sulit terjangkau masyarakat umum.

Kisah sulitnya menjangkau ladang ganja itu diceritakan oleh Wakasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Rosana Albertina Labobar.

Ibu satu anak itu menceritakan operasi ladang ganja yang terletak di Desa Banjar Lancat, Penyabungan Timur, Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Saat itu, usai Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil meringkus ZF Selasa (23/2/2021) tim langsung berangkat menuju lokasi ladang ganja keesokan harinya Rabu (24/2/2021).

Wanita yang karib disapa Ocha menceritakan tidak ada persiapan khusus saat menuju ladang seluas 12 hektar itu.

Ocha mengatakan, sebelumnya pihaknya memang sempat mendapat gambaran kondisi ladang ganja dari anggota Kanit 2 Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat.

Baca juga: Bisa Racuni 576 Juta Jiwa Ini Pesan Kapolda Metro Jaya buat Anak Muda Pemilik Ladang Ganja 12 Hektar

Baca juga: Baru Berusia 28 Tahun, Pemuda Ini Bisa Racuni 578 Juta Jiwa dari 12 Hektar Ladang Ganja

Baca juga: Ungkap 12 Hektar Kebun Penghasil 144,5 Ton Ganja, Kapolda Metro Jaya: Nggak Ada Gigi Mundur!

Mereka menyebut bahwa ladang ganja itu terletak di lokasi yang sangat sulit dijangkau sehingga membutuhkan fisik dan mental yang kuat untuk mencapai ke ladang tersebut.

"Jadi kami hanya menguatkan mental bahwa kami harus sampai kesana apapun yang terjadi," terangnya dihubungi Rabu (10/3/2021).

Sesampai di Kota Mandailing Natal, tim harus menaiki mobil selama dua jam menuju Desa Hutatinggi.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved