Breaking News:

Virus Corona

Perawat Rentan Terinfeksi Covid-19, Bagaimana Cara Mengatasinya? Simak Penjelasan dr Mariya Mubarika

Sekretaris Bidang Perlindungan Tenaga Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19, dr Mariya Mubarika sebut perawat rentan terinfeksi Covid-19.

Editor: Panji Baskhara
Wartakotalive.com
Sekretaris Bidang Perlindungan Tenaga Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19, dr Mariya Mubarika sebut perawat rentan terinfeksi Covid-19. Ilustrasi: tenaga medis menangani pasien Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Perhimpunan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) menggelar Nursing Zoominar Episode ke-226, Senin (8/3/2021).

Zoominar bertemakan 'Perlindungan Perawat di Masa Pandemi Covid-19' itu diikuti ribuan perawat se-Indonesia.

Di zoominar tersebut, Sekretaris Bidang Perlindungan Tenaga Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19, dr Mariya Mubarika sampaikan jurnal terbarunya.

Jurnal terbarunya, mengenai rentannya tenaga kesehatan (nakes) atau perawat hingga sumber daya masyarakat kesehatan lainnya, terjangkit virus corona atau Covid-19.

Baca juga: Kota Bogor Dapat Apresiasi dari Ridwan Kamil Soal Ketirisan Ruang Perawatan Covid-19 di Rumah Sakit

Baca juga: Lakukan Perawatan Mobil di Kala Pandemi, Shop&Drive; Hadirkan Promo Spesial

Baca juga: Begini Modus Seorang Perawat yang Mengaku Dokter lalu Buka Klinik Kecantikan, Banyak Pasien Tertipu

Menurutnya, para perawat lebih memiliki risiko lebih dari tiga kali lipat terinfeksi Covid-19, meski saat ini negara tengah melakukan beragam pengendalian Covid-19 sekalipun.

Dalam zoominar itu, dr Mariya Mubarika menyampaikan banyaknya laporan dokter mengenai keluhan-keluhan perawat, yang khawatir tertular Covid-19.

Menurutnya, para perawat tidak memiliki tempat khusus ketika pulang ke rumah.

Ditambah terdapat bayi di rumah, orang tua dengan komorbid (penyakit penyerta) yang berakibat perawat harus bekerja dengan mental dilema, antara tuntutan keselamatan diri dan orang tua.

“Ini jadi imbalance kerja dan kehidupan yang sadar atau tidak ini pernah dialami semua. Keluarga terlantar, dan kurangnya informasi akurat,” ujar dr Mariya Mubarika.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved