Virus Corona Bekasi

Pemkab Bekasi Buka Segel Waterboom Lippo Cikarang, Kepala Satpol PP: Ini Kewajiban Manajemen

Pemkab Bekasi membuka segel penutupan sementara wahana air Waterboom Lippo Cikarang, pada Selasa (9/3/2021).

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Hertanto Soebijoto
Satpol PP Kabupaten Bekasi
Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat membuka segel penutupan sementara wahana air Waterboom Lippo Cikarang, pada Selasa (9/3/2021). 

Hingga kini, penyidik Polres Metro Bekasi telah menetapkan General Manager (GM) dan Manager Marketing Waterboom Lippo Cikarang sebagai tersangka.

Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca 3 Hari Kedepan Akibat Sirkulasi Siklonik Samudera Pasifik Utara

Keduanya ditetapkan menjadi tersangka terkait pelanggaran protokol kesehatan akibat kerumunan di objek wisata air Waterboom Lippo Cikarang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Minggu 10 Januari 2020 lalu.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan mengatakan kedua tersangka dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 9 junto Pasal 93 UU RI No. 06 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, Pasal 216 KUHP, dan Pasal 218 KUHP.

“Ancaman penjara satu tahun dan/atau denda Rp 100 juta. Lalu ancaman hukuman empat bulan penjara karena melawan petugas,” kata Hendra, di Lobby Polres Metro Bekasi, pada Kamis (14/1/2021).

Baca juga: Baru Berusia 28 Tahun, Pemuda Ini Bisa Racuni 578 Juta Jiwa dari 12 Hektar Ladang Ganja

Kedua tersangka yakni Ike Patricia (General Manager Waterboom Lippo Cikarang) dan Dewi Nawang (Manager Marketing) memiliki peran berbeda.

Ike Patricia sebagai inisiator membuat tiket promo untuk menarik pengujung.

Sedangkan Dewi Nawang Sari sebagai inisiator membuat tiket promo dan men-share di akun Instagram @waterboomlippocikarang.

“Penetapan tersangka, dari hasil klarifikasi, pemeriksaan hingga penyelidian kepolisian terhadal 15 orang mulai anggota kepolisian, pemerintah, karyawan Waterboom dan lainya,” imbuhnya.

Baca juga: Demokrat Kubu Moeldoko Ternyata Sudah ke Kemenkumham Hari Ini

Hendra mengungkapkan kasus ini masih terus dikembangkan.

Diharapkan ini menjadi pelajaran, bagi pelaku usaha maupun masyarakat agar mematahui aturan sesuai ketentuan serta penerapan protokol kesehatan.

“Diminta perhatiannya, kami tidak segan-segan menindak para pelanggar protokol kesehatan. Melindungi kesehatan masyarakat menjadi suatu kewajiban kami,” paparnya.

Dari hasil penyelidikan, tersangka Ike Patricia berperan sebagai inisiator membuat tiket promo untuk menarik pengujung.

Baca juga: Frederika Alexis Cull Mengaku Tak Terlibat dalam Masalah Jolene Marie

Sementara Dewi Nawang Sari sebagai Inisiator membuat tiket promo dan men-share di akun Instagram @waterboomlippocikarang.

Promo khusus untuk hari Minggu, 10 Januari 2021 sebesar Rp10.000 dari harga sebesar Rp 95.000.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved