Breaking News:

Berita Bogor

Bupati Bogor Ade Yasin Mutasi dan Rotasi Ratusan Tenaga dan Pejabat Fungsional, Ini Alasannya

Bupati Bogor Ade Yasin mutasi dan rotasi ratusan tenaga dan pejabat fungsional, Ini alasannya.

Wartakotalive/Hironimus Rama
Bupati Bogor Ade Yasin mutasi dan rotasi ratusan tenaga dan pejabat fungsional. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Bupati Bogor Ade Yasin mutasi dan rotasi ratusan tenaga dan pejabat fungsional. Ini alasannya.

Pandemi Covid-19 menjadi masa yang penuh tantangan bagi sektor kesehatan dan sektor pendidikan di Kabupaten Bogor. 

Selama masa pandemi ini keberadaan Puskesmas dan rumah sakit menjadi garda terdepan dalam perang melawan virus di tengah masyarakat.

Sementara sektor pendidikan harus beradaptasi dengan metode pembelajaran jarak jauh (PJJ) agar bisa menekan penularan wabah.

Baca juga: Kebakaran di Bogor, Lupa Matikan Tungku Rumah Milik Warga Tamansari Nyaris Ludes

Untuk memperkuat pelayanan di sektor kesehatan dan pendidikan di masa pandemi ini, Bupati Bogor Ade Yasin melantik 663 tenaga fungsional Kabupaten Bogor, di Ruang Serbaguna I Setda Kabupaten Bogor, Senin (8/3/2021). 

Tenaga fungsional yang dilantik terdiri dari 222 Kepala Sekolah, 101 Kepala Puskesmas, 340 pejabat fungsional (254 tenaga kesehatan, 41 tenaga pendidik, dan 45 tenaga teknis). 

“Saya meminta tenaga kesehatan dan tenaga pendidik untuk terus berinovasi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Ade di Cibinong, Senin (8/3/2021).

Pemkab Bogor tawarkan program sport and tourism untuk bangkitkan perekonomian.
Pemkab Bogor tawarkan program sport and tourism untuk bangkitkan perekonomian. (Wartakotalive.com/Hironimus Rama)

Dia berharap rotasi dan mutasi itu bisa menjadi penguatan bagi Puskesmas dan dunia pendidikan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dimasa pandemi Covid-19 di Kabupaten Bogor.

“Selamat bertugas, dimanapun anda ditempatkan, jalankan tugas dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab. Semoga bisa mendapatkan simpati dari masyarakat, dengan pelayanan dan kinerja yang optimal,” ujar Ade.

Baca juga: Gadis Muda di Cibungbulang Kabupaten Bogor Ditemukan Tewas di Bantaran Kali dalam Kondisi Telentang

Menurutnya, Pemkab Bogor akan melakukan pembinaan terhadap guru dan tenaga kesehatan dengan pola menempatkan tempat tugas berbasis rumah tinggal. 

“Kalau ada guru tinggalnya di Tanjungsari, tapi ditugaskannya di Parung, selain jarak, ongkos juga waktu jadi kendala. Mudah-mudahan penempatan guru dan tenaga kesehatan berbasis rumah tinggal, mereka bisa bekerja dengan maksimal,” ungkapnya.

Baca juga: Tolak Kudeta AHY, Ini Instruksi Ketua Partai Demokrat Kabupaten Bogor

Ade menambahkan bahwa keberadaan pejabat fungsional sebagai tenaga ahli yang profesional, berperan penting dalam membentuk birokrasi yang kaya fungsi. 

Pasalnya, pejabat fungsional  memiliki keterampilan spesifik dan bekerja sesuai dengan keahlian, minat dan pilihannya sendiri.

Oleh karena itu, sudah semestinya mereka memiliki perhatian yang besar serta berdedikasi tinggi terhadap tugas yang diembannya. 

“Kami berharap, pejabat fungsional bisa bekerja dan melayani masyarakat dengan lebih efektif, inovatif dan lebih profesional,” pungkas Ade. 

Penulis: Hironimus Rama
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved