Opini

Bangga Buatan Indonesia, Saatnya Mewujudkan 'Saka Sakti'

Dengan model SAKA SAKTI ajakan Jokowi akan terwujud dan indonesia akan memiliki daya sang yang unggul dan berkelanjutan.

Editor: Ahmad Sabran
istimewa
Haris Sarwoko, Pakar Akuntabilitas dan Bisnis UMJ 

Menyimak ajakan Presiden Jokowi dalam rapat kerja kementerian perindustrian beberapa hari yang lalu untuk bangga buatan indonesia dan membenci produk luar memberi arah baru untuk bangkitnya produk dalam negeri.

Produsen dalam negeri dalam menciptakan produk unggul sudah terbukti. Dikawasan Bandung telah memproduk dan menjual sepatu yang kualitas dan harganya tidak kalah dengan produk luar, di Garut telah terkenal memproduksi berbagai model dan jenis jaket kulit , kualitas dan harga juga
sangat kompetitive.

Produk – produk lain buatan indonesia juga tidak kalah unggul dengan produk luar negeri.

Ajakan presiden ini bukan tanpa alasan.... dari sisi bahan baku, lokasi pabrik, mesin , sumberdaya manusia dan konsumen indonesia memiliki potensi menjadi negara industri dan perdagangan yang memiliki keunggulan berkelanjutan ( sustainable competitive advantage ).

Mewujudkan sustainable competitive advantge perlu perjuangan , tidak cukup hanya pengusaha saja , tetapi juga diperlukan will pemerintah.
Tantangan ini harus segera di tindak lanjuti oleh Pemeri ntah daerah provinsi , kabupaten kota dan kementerian .

Pemerintah provinsi , Kabupaten/Kota bisa memetakan keunggulan kompetensi daerah masing masing , kompetensi kabupaten/kota yang dimiliki tidak saling bersaingi . Model sinergi kompetensi daerah harus di tuangkan dalam peraturan menteri dalam negeri dalam kebijakan Satu kabupaten
satu kompetensi Inti atau disingkat SAKA SAKTI.

Model SAKA SAKTI akan berjalan efektive bila kementerian dan lembaga lain ikut terlibat, misalnya perdagangan yang memiliki data suplai and deman , menteri perinsustrian memiliki peta industri yang dibutuhkan baik dalam negeri maupun luar negeri dan menteri perindustrian membuat
standar industri yang unggul sesuai dengan corak daerah, menteri keuangan memberikan fasilitas keringanan kredit permodalan,keringan pajak industri baru , kementerian tenaga kerja memberikan balai balai latihan tenaga kerja di daerah daerah dengan standar nasional maupun internasional.

Kepolisian memberikan situasi dan kondisi keamanan yang mendukung tumbuhnya iklim berusaha di daerah. Kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif membuka kompetensi pariwisata daerah dengan memperdagangkan produk daerah yang unggul .

Dengan model SAKA SAKTI ajakan Jokowi akan terwujud dan indonesia akan memiliki daya sang yang unggul dan berkelanjutan. Baik di produk maupun wisata lokal yang kompetitive.

DR. HARIS SARWOKO ,Msi, CIBA.
PAKAR AKUNTABILITAS DAN BISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UMJ

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved