Breaking News:

Jembatan Darurat Bikin Macet, Warga Minta Jembatan Pacing yang Ambles Segera Dibangun Permanen

Jembatan permanen diminta segera dibangun di Jalur Pantura Jalan Raya Pacing, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
Warta Kota/Muhammad Azzam
Sejumlah kendaraan melintasi jembatan berbahan rangka baja atau bailey di Jalan Raya Pacing, Kecamatan Kedungwaringi, Kabupaten Bekasi, Minggu (7/3/2021). Jembatan sementara ini dibangun setelah sebelumnya amblesditerjang banjir. 

WARTAKOTALIVE.COM, KEDUNGWARINGIN --- Jembatan permanen diminta segera dibangun di Jalur Pantura Jalan Raya Pacing, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi.

Permintaan warga itu menyusul amblesnya Jembatan Pacing yang berada di dekat perbatasan Kabupaten Bekasi dengan Karawang usai diterjang banjir pada 20 hingga 22 Februari 2021 lalu.

Saat ini pemerintah telah membangun jembatan darurat berbahan rangka baja atau bailey.

“Harus segera dibangun secara permanen agar arus lalu lintas tidak tersendat dan bikin macet,” kata Surin (46) warga setempat ditemui di lokasi jembatan pada Minggu (7/3/2021).

Menurutnya, penanganan pemerintah jangan hanya sampai selesai dengan dibangun jembatan darurat saja tapi dilakukan pembangunan jembatan secara permanen.

Dijelaskannya, kondisi lalu lintas kerap macet akibat kendaraan harus melaju secara pelan untuk melintasi jembatan darurat tersebut.

“Ini kalau lebaran arus mudik lebaran bisa jadi titik paling parah macetnya,” ucapnya.

Seorang pengendara Ica (29) sependapat dengan Surin.

Ia menilai, pembangunan jembatan permanen harus segera rampung sebelum mudik lebaran.

“Saya lihatnya si memang harus dibangun permanen ya, jangan cuman dari besi baja gini,” tutur dia.

Ia mengaku terganggu akibat kerusakan jembatan pacing tersebut. Sebab, ia kerapkali melintasi lokasi untuk menuju ke tempat kerjanya.

“Keganggu juga, kalau hari kerja itu pasti macetnya parah. Apalagi nanti kalau musim mudik, bakal macet parah. Makanya memang harus dibangun jembatan permanen,” tutur dia.

Jembatan darurat berbahan rangka baja atau bailey sudah selesai dibangun di Jalan Raya Pacing, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi. Jembatan di lokasi jalan itu ambles akibat banjir luapan sungai Citarum yang pada 20-22 Februari 2021.

Atas pembangunan jembatan bailey, saat ini kendaraan sudah bisa melintasi jalur pantura tersebut.

“Iya sudah selesai dari 26 Februari 2021 dibangun jembatan bailey itu,” kata Pejabat Pembuat Komitmen 1.5 PJN Wilayah I Jawa Barat, Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR, Andy Suryanto, pada Minggu (7/3/2021).

Menurut Andy, pembangunan jembatan darurat sepanjang 21 meter itu untuk tetap menjaga fungsi jalan nasional dari arah Bekasi menuju Karawang sehingga tetap bisa dilintasi kendaraan.

“Disamping jembatan Bailey arah Bekasi menuju Karawang digunakan untuk contraflow arah Kawarang menuju Bekasi,” imbuh dia.

Ia menambahkan pemasangan tahap kedua jembatan Bailey akan segera dilakukan.

Bagi pengendara yang melintasi ruas jalan tersebut, dan melintasi Jembatan Pacing, harap mentaati rambu lalu lintas dan berhati-hati saat melintas.

Pantauan Wartakotalive.com, sejumlah kendaraan melintasi jembatan berbahan rangka baja atau bailey di Jalan Raya Pacing tersebut.

Ada dua jembatan bailey yang dibangun di ruas jalan arah ke Karawang. Kemacetan juga terjadi akibat kendaraan harus melaju pelan saat melintasi jembatan darurat tersebut.

Sementara untuk ruas jalan dari Karawang menuju ke Bekasi, tidak nampak dibangun jembatan bailey sebab masih tersisa satu lajur.

Sejumlah alat berat serta pekerja juga masih nampak melakukan sejumlah pekerjaan. Akibatnya arus lalu lintas padat di kedua arah hingga satu kilometer.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved