Kuasa Hukum, Bagaimana Mungkin Nurhadi Bisa Urus Perkara Orang Lain? Praperadilan Saja Ditolak

Salah satu contoh isu miring itu, Nurhadi dianggap telah bermewah-mewahan menyelenggarakan pesta pernikahan putri tunggalnya.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Kuasa hukum Nurhadi menyebut kliennya telah menjadi korban dari berbagai isu miring. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Pengadilan Tipikor Jakarta kembali menggelar sidang lanjutan perkara suap eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono.

Sidang beragendakan pembacaan pleidoi atau nota pembelaan atas tuntutan jaksa penuntut umum (JPU).

Dalam pleidoinya, tim kuasa hukum Nurhadi menyebut kliennya telah menjadi korban dari berbagai isu miring.

Baca juga: Bareskrim Belum Temukan Unsur Pidana dari 92 Rekening FPI yang Diblokir PPATK

Akibatnya, terbentuk pandangan buruk dari masyarakat awam.

Salah satu contoh isu miring itu, Nurhadi dianggap telah bermewah-mewahan menyelenggarakan pesta pernikahan putri tunggalnya.

Di mana ada bagi-bagi suvenir berupa iPod kepada para tamu undangan.

Baca juga: Polri Belum Bisa Konfirmasi Ali Kalora Tertembak Saat Kontak Senjata dengan Satgas Madago Raya

"Ketika terdakwa I menjadi Sekretaris MA, ia telah disudutkan dengan banyaknya pemberitaan dan isu yang dapat mempengaruhi atau menimbulkan pandangan buruk bagi orang awam," kata kuasa hukum Nurhadi, Maqdir Ismail, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (5/3/2021) malam.

"Padahal iPod tersebut yang membeli adalah menantunya, bukan dibeli oleh terdakwa I," jelasnya.

Nurhadi juga banyak diembuskan kabar miring soal gaya hidup mewah, seperti membeli meja kerja seharga miliaran rupiah.

Baca juga: PIDATO Lengkap Moeldoko Jadi Ketua Umum Partai Demokrat: Tak Ada yang Tertinggal, Kita Ajak Semuanya

Padahal, kata Maqdir, meja itu dibeli pada 2012 seharga Rp 11 juta, dari toko di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Ada pula isu Nurhadi disebut sebagai makelar kasus di lingkungan MA.

Padahal, menurut Maqdir, Nurhadi tidak bisa mengurus perkaranya sendiri, yang dibuktikan dengan penolakan gugatan praperadilan yang ia mohonkan.

Baca juga: Sahabat Zaim Saidi: Transaksi di Pasar Muamalah Depok Tak Ada Bedanya dengan Pakai e-money

Bahkan, kliennya itu juga difitnah atas hubungan atau kedekatannya dengan selebgram bernama Agnes Jennifer.

"Bagaimana mungkin terdakwa I bisa mengurus perkara orang lain? Mengurus perkara dirinya sendiri saja tidak bisa."

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved