Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Kota Bogor Dapat Apresiasi dari Ridwan Kamil Soal Ketirisan Ruang Perawatan Covid-19 di Rumah Sakit

Kota Bogor dapat apresiasi dari Ridwan Kamil soal ketirisan ruang perawatan Covid-19 di rumah sakit.

Dok. Pemkot Bogor
Ilustrasi, Kota Bogor dapat apresiasi dari Ridwan Kamil soal ketirisan ruang perawatan Covid-19 di rumah sakit. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Kota Bogor dapat apresiasi dari Ridwan Kamil soal ketirisan ruang perawatan Covid-19 di rumah sakit.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menggelar rapat evaluasi pemberlakuan PPKM Mikro di wilayah Bogor, Depok, Bekasi (bodebek).

Rapat evaluasi tersebut bertempat di markas Kodam Jaya, Jakarta.

Dalam rapat itu dihadiri Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, Kasdam Jaya Brigjen TNI Muhammad Saleh Mustafa serta para kepala daerah, Kapolresta, dan Dandim se-Bodebek.

Ridwan Kamil mengatakan, dalam rapat itu membicarakan wilayah Bodebek sebagai satu klaster besar Covid-19 yang harus terus dikoordinasikan dalam pelaksanaan PPKM Mikro.

Kemudian juga harus terus dikomunikasikan agar kompak.

Baca juga: Pemkot Bogor Jadikan Pusdiklatwas BPKP Ciawi Sebagai Pusat Isolasi Pasien Covid-19 OTG Kota Bogor

Hal itu harus dilakukan agar tingkat kedisiplinan terus terjaga dan  perekonomian juga terus naik.

"Kesimpulan pertama, PPKM Mikro di Jawa Barat dan juga diwakili oleh Bodebek saya nyatakan berhasil. Sehingga kami semangat untuk meneruskan sebagai normal baru," kata Ridwan Kamil dilansir dari Instagram@pemkotbogor.

"Kita teruskan saja PPKM Mikro ini karena terbukti kedisiplinannya di atas 80 persen, ekonomi naik di wilayah Bodebek ini 21 persen. Kita awalnya menduga dengan adanya PPKM pengetatan mikro, ekonomi tertekan. Kenyataannya sebaliknya,” tambahnya.

Forkopimda Kota Bogor menggelar simulasi PPKM Mikro
Forkopimda Kota Bogor menggelar simulasi PPKM Mikro (Dok. Pemkot Bogor)

Ridwan Kamil juga menyebut tingkat kematian akibat Covid-19 tidak lebih dari 1,2 persen. Artinya 99 persen Covid-19 di Jawa Barat ini sembuh dan sedang disembuhkan.

"Dua minggu ini kasus mingguan kami hanya 10 ribuan. Sementara dua minggu sebelumnya 28 ribuan. Turun 60 persen. Ini kelihatannya mewakili semua laporan di daerah-daerah," ujar Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

"Puncaknya adalah selama setahun ini, baru minggu ini tidak ada zona merah di Jawa Barat. Jawabannya adalah kerja keras semua pihak,” tuturnya. 

Baca juga: Polresta Bogor Kota Luncurkan Si Pobo, Teman Bermain untuk Tingkatkan Kreativitas Anak di Kota Bogor

Ridwan Kamil menyatakan bahwa turunnya kasus terkonfirmasi positif juga berdampak pada tingkat keterisian tempat tidur atau ruang perawatan di rumah sakit di Jawa Barat, termasuk kawasan Bodebek.

“Yang tadinya di awal tahun mendekati 80 persen, tapi di minggu ini turun menjadi 59 persen. Sudah level lebih aman dari standar WHO di 60 persen,” paparnya. 

Penulis: Dodi Hasanuddin
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved