Breaking News:

Jokowi Ajak Benci Produk Luar Negeri, Mendag: Harga Hijab Asing Rp 1.900, Bagaimana Kita Bersaing?

Awalnya, Lutfi memaparkan sebuah artikel Word Economic Forum terkait tumbuhnya industri fesyen Islam di Indonesia.

istimewa
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menjelaskan alasan Presiden Jokowi mengajak rakyat membenci produk dari luar negeri. 

Lutfi menyebut, harga jual hijab produsen asing sebesar Rp 1.900, hanya membayar bea masuk sebesar 44 ribu dolar AS.

Padahal, katanya, pengusaha hijab dalam negeri yang pekerjakan 3 ribu orang, harus mengeluarkan biaya gaji Rp 10 miliar per tahun.

Baca juga: Marzuki Alie Dukung Ibas Jadi Ketua Umum Partai Demokrat, Darmizal Yakin Moeldoko Menangi KLB

"Jadi ini yang sebenarnya dibenci Pak Jokowi, aksi ini yang tidak boleh," ucapnya.

Oleh sebab itu, Lutfi akan memaksa produsen asing mengikuti aturan perdagangan internasional, dan tidak boleh mengganggu pertumbuhan pengusaha dalam negeri.

"Berdagang mesti punya dua asas."

Baca juga: Djoko Tjandra Dituntut Hukuman 4 Tahun Penjara, Boyamin Saiman Bilang Sudah Maksimal

"Pertama, asasnya itu mesti keadailan, jadi perdagangan adil."

"Kedua, memastikan perdagangan bermanfaat bagi yang jual dan beli."

"Kalau hanya yang jual, namanya pemaksaan," paparnya.

Baca juga: Dua Pasien yang Terpapar Varian Virus Corona B117 Sudah Sembuh, Jokowi Minta Masyarakat Tak Khawatir

Sebelumnya, Jokowi meminta Kementerian Perdagangan menggaungkan ajakan untuk cinta produk dalam negeri.

Hal itu disampaikan presiden dalam pembukaan Rapat Kerja Kementerian Perdagangan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/3/2021), berikut ini isi lengkapnya:

Baca juga: Buka Rakornas Penanggulangan Bencana 2021, Jokowi: Jangan Sibuk Buat Aturan, yang Utama Pelaksanaan

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved