Breaking News:

Berita Jakarta

Sandiaga Uno Genjot Pariwisata Domestik Melalui Program Bangga Berwisata di Indonesia

Sandiaga Uno genjot pariwisata domestik melalui program Bangga Berwisata di Indonesia.

Wartakotalive.com/Dodi Hasanuddin
Sandiaga Uno genjot pariwisata domestik melalui program Bangga Berwisata di Indonesia. 

Sementara itu, Direktur Layanan TI, Bakti Kominfo untuk Pemerintah dan Masyarakat, Danny Januar, menyoroti soal masih belum tergarap dengan baik data data potensi pariwisata di Indonesia.

Saat ini pihaknya tengah melakukan inisiatif awal terhadap kondisi tersebut.

“Konsep besarnya jaringan pariwista ini adalah sebagai wadah untuk mengumpulkan seluruh inventory komoditi potensi pariwisata di seluruh Indonesia. Untuk langkah awal ini kami ujicobakan di 5 destinasi wisata super prioritas,” paparnya.

Baca juga: Kembangkan Sektor Parekraf di Indonesia Timur, Sandiaga Uno Dukung Penuh Pembangunan Poltekpar Papua

Danny menyebutkan saat ini momentum yang tepat untuk menjadi awal mula proses digitalisasi di sektor pariwisata mengingat pekembangan telekomunikasi yang semakin membaik.

Menurutnya, saat ini masih ada 12.548 desa yang belum terjangkau layanan sinyal 4 G dan diharapkan dapat diselesaikan pemerintah dan penyelenggara komunikasi di tahun 2022 ini.

“Bakti Kominfo ditugasi untuk menyelekasikan jaringan 4G di 7904 desa,” kata Danny.

“Saat ini, orang lebih banyak mencari yang lokasi wisata yang less crowded, yang berorientasi alam terbuka, kesehatan wellness dan adventure, dari segi penerbangan orang lebih suka yang direct fligh, atau kalo yang domestik safe traveling, pergi bareng keluarga,” tambahnya. 

Baca juga: Kirim Surat Terbuka Untuk Presiden Joko Widodo, Insan Film Indonesia: Kami Ingin Kembali Berkarya

Ditegaskan, pemasaran pariwisata saat ini sangat bergantung pada penanganan pandemi Covid-19.

Sebab itu, saat ini semua sektor pariwista harus bisa beradaptasi, berinovasi dan berkolaborasi. Kemenparekraf sendiri terus berupaya berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam membangun presepsi bahwa Indonesia telah siap dengan new normal.

Direktur Layanan TI, Bakti Kominfo untuk Pemerintah dan Masyarakat Danny Januar, menyoroti soal masih belum tergarap dengan baik data data potensi pariwisata di Indonesia. Saat ini pihaknya tengah melakukan inisiatif awal terhadap kondisi tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Dodi Hasanuddin
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved