Breaking News:

Partai Politik

KLB Partai Demokrat Benar-benar Digelar, Kubu AHY Panas, Adukan KLB di Delisedang ke Polisi

KLB Partai Demokrat versi sejumlah pendiri partai itu digelar di Hotel The Hills Sibolangit, Kabupaten Deliserdang. Kubu AHY adukan ke polisi

TRIBUN MEDAN / M FADLI TARADIFA
Ketua DPD Demokrat Heri Zulkarnaen berserta sejumlah pengurus mendatangi Mapolrestabes Medan, Kamis (4/3/2021) malam, sembari membawa spanduk yang berisi penolakan kegiatan KLB Demokrat di Hotel The Hills Sibolangit. 

Ia mengatakan, di hotel tersebut memang disebutkan adanya kegiatan dari GAMKI. Namun, ia menduga, justru kegiatan tersebut merupakan KLB dengan mengatasnamakan GAMKI.

"Ya, benar. Mengatasnamakan acara GAMKI," ujar Andi saat dikonfirmasi Kompas.com.

Andi Arief melanjutkan ceritanya dengan mengungkap sejumlah nama dalam roooming list di hotel tersebut.

Baca juga: Hasil Sementara Liverpool vs Chelsea 0-1 via Live Streaming, Mason Mount Pecah Kebuntuan Menit 42

Dalam kicauannya, ia menyebut bahwa ditemukan sejumlah nama seperti Jhoni Allen, Nazaruddin, Marzuki Alie, Moeldoko, Darmizal, Ahmad Yahya, Max Sopacua dan lainnya memesan kamar di hotel itu.

"Setelah kami cek meminta siapa yang datang tamu-tamu dari luar kota. Maka ditemukan sejumlah nama-nama seperti Jhoni Allen, Nazaruddin, Marzuki Alie, Moeldoko, Darmizal, Ahmad Yahya, Max Sopacua, dll," ungkap dia.

Lebih lanjut, Andi mengatakan bahwa dari nama-nama itu, terlihat Jhoni Allen belum melakukan check in. Berdasarkan penjelasan resepsionis, sambung Andi Arief, Jhoni akan check in pada Jumat (5/3/2021).

Selain itu, kata dia, tim Demokrat juga menemukan ajudan Jhoni Allen yakni Roy Simanjuntak dan Ketua GAMKI Sumatera Utara Landen Marbun tengah meninjau hall kegiatan acara pada pukul 24.00 WIB.

Kendati demikian, Andi menjelaskan bahwa tim tidak menemukan atribut Partai Demokrat di lokasi kegiatan.

Baca juga: Hasil Babak Pertama Parma vs Inter Milan 0-0, Nerazurri Kuasai Pertandingan Namun Parma Lebih Tajam

"Dari daftar list tidak ada ditemukan para Ketua DPC se-Sumatera Utara. Kalau ada nama-nama bukan mantan pengurus yang sudah tidak menjabat lagi di DPD dan DPC beberapa provinsi dan kabupaten," ucap dia.

Kolase foto Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Jhoni Allen Marbun (Tribun Medan)

Melihat temuan tim tersebut, Andi kembali mengingatkan terkait apa yang pernah disampaikan oleh Demokrat perihal langkah yang akan ditempuh Moeldoko dalam melengserkan Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menurut dia, Moeldoko akan mengandalkan cara apa pun, termasuk cara yang dinilainya gila demi terlaksananya KLB.

Baca juga: Piala Menpora 2021, Persija Pasang Target Juara, Persib Bandung Tidak Muluk-muluk

"Seperti yang pernah kami sampaikan. Pak Moeldoko akan menggunakan cara gila-gilaan yang penting ada KLB, tanpa izin Majelis Tinggi dan mengikutsertakan peserta ilegal," kata dia.

Bahkan, ia menilai, salah satu hal tersebut telah dibuktikan dengan cara memanipulasi nama GAMKI untuk mengadakan KLB.

"Bayangkan untuk mengkudeta Demokrat menggunakan dan memanipulasi nama GAMKI pun dilakukan," ucap dia.

Kendati demikian, ia tetap menegaskan bahwa seluruh DPD dan DPC Demokrat tetap solid dan tidak mengikuti acara KLB yang disebutnya sebagai KLB nekat tersebut.

(mft/tribun-medan.com/tribunmedan.id)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Sambil Bawa Spanduk Tolak KLB, Pengurus Demokrat Sumut Ramai-ramai Datangi Polrestabes Medan,  Penulis: Muhammad Fadli Taradifa

Editor: Wito Karyono
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved