Breaking News:

Berita Nasional

Harga Garam Anjlok, AIPGI : Dipicu Rendahnya Konsumsi Masyarakat

Harga Garam Anjlok, Asosiasi Industri Pengguna Garam Indonesia: Dipicu Rendahnya Konsumsi Masyarakat

Kompas.com
Ilustrasi petani garam 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Asosiasi Industri Pengguna Garam Indonesia (AIPGI) menyebutkan anjloknya harga garam petani disebabkan oleh belum pulihnya permintaan garam konsumsi masyarakat.

Ketua AIPGI Toni Tanduk mengatakan permintaan garam konsumsi oleh masyarakat belum pulih sepenuhnya.

“Masyarakat masih mengurangi jajanan, ini berdampak pada berkurangnya penggunaan garam,” Toni kepada media.

Dia menjelaskan konsumsi masyarakat terhadap makanan di luar makanan pokok berkurang, sehingga permintaan atas garam pun berpengaruh.

Makanan di luar makanan pokok yang dimaksud adalah produk makanan UMKM, seperti keripik, jajanan pasar, makanan kaki lima, dan lain sebagainya. ucap Toni.

“Perihal harga garam tergantung supply dan demand,” imbuhnya. 

Baca juga: Budi Karya Sumadi Ungkap Langkah Dalam Mengantisipasi Dampak Bencana Geologi di Sektor Transportasi

Dia menambahkan penurunan konsumsi masyarakat selama pun berdampak pada penutupan usaha di sektor makanan.

“Banyak rumah makan yang tutup akibat pademi,” ujarnya.

Baca juga: Muscle First Hadirkan Susu Whey Protein, Cocok untuk Pemula yang Ingin Membentuk Otot 

Toni menambahkan, harga garam juga dipengaruhi oleh mutu garam yang dihasilkan oleh petambak garam.

Garam petambak merupakan bahan baku garam konsumsi beriodium yang telah ditentukan standar mutu SNI.

Garam petambak dengan kualitas warna kecoklatan pun akan kalah saing dengan garam petambak yang putih normal.

“Harga garam perlu melihat mutu garam itu sendiri,”

Sebelumnya Mantan Menteri Susi Pudjiastuti mengatakan kontrol perdagangan atas kuota impor sering kali kurang tegas dalam pelaksanaan aturannya, sehingga menyebabkan petani garam saat panen harganya malah jatuh di tingkat petani.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved