Breaking News:

Berita Jakarta

Harga Cabai Merangkak Naik, Omzet Pedagang Pasar Kramat Jati Anjlok hingga 50 Persen

Harga Cabai Merangkak Naik, Omzet Pedagang Pasar Kramat Jati Anjlok hingga 50 Persen

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Pedagang cabai rawit merah di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, sedang menata dagangannya, Senin (31/8/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, KRAMATJATI - Harga cabai yang melonjak naik berimbas pada penurunan omset para pedagang cabai di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

Pendapatan mereka pun anjlok hingga 50 persen dalam beberapa hari belakangan.

Seorang pedagang, Sri Mulyani mengeluh dengan naiknya harga cabai akibat gagal panen.

Alhasil masyarakat yang daya belinya pas-pasan berpikir ulang untuk membeli cabai. 

"Harga cabai rawit merah sekarang sudah Rp 120 ribu per kilogram tapi tetap mahal, yang bisa beli banyak siapa?," ucap Sri, Jumat (5/3/2021). 

Baca juga: Pemkot Bekasi Kejar Janji Ridwan Kamil Bayarkan Pembebasan Lahan Imbas Normalisasi Kali Bekasi

Alhasil dengan kondisi tersebut membuat omzet dagangannya anjlok karena minim pembeli.

Sri dan pedagang cabai lainnya pun berharap agar pemerintah bisa menurunkan harga.

"Turun 50 persen, sekarang pembeli langganan seperti pedagang makanan saja ikut mengurangi jumlah belanja," lanjutnya. 

Sri pun menyiasati kondisi yang terjadi saat ini dengan mengurangi stok seiring menurunnya penjualan.

Hal itu dilakukan agar meminimalisir kerugian akibat kurangnya daya beli. 

Baca juga: Picu Banjir Parah, Proyek Normalisasi Kali Bekasi Telah Dimulai

Sementara pedagang cabai lainnya, Kuswinto mengatakan omzet dagangannya juga menurun drastis seiring dengan langkah para pembeli yang mengurangi jumlah belanja.

"Harga tinggi otomatis pembeli enggak belanja banyak. Omzet sekarang turun setengahnya lah (50 persen) karena semua jenis cabai naik," kata Kuswinto.

Menurut Kuswinto sekarang ini harga cabai rawit merah sebesar Rp 120.000 hingga 130.000 per kilogram dari semula seharga Rp 30.000 per kilogram.

Adapun cabai rawit hijau Rp 60.000 per kilogram dan cabai rawit keriting Rp 50.000 per kilogram dari sebelumnya berkisar seharga Rp 25.000 hingga Rp 30.000 per kilogram.

"Sekarang saya juga mengurangi jumlah belanja. Biasanya beli 40 kilogram cabai, sekarang cuman 20 kilogram per hari. Itu saja belum tentu habis dijual," keluhnya. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved