Breaking News:

Bareskrim Polri Tolak Laporan Marzuki Alie Terhadap AHY Terkait Pencemaran Nama Baik, Ini Alasannya

Laporan ini lantaran Marzuki Alie tidak terima dicap sebagai salah satu dalang gerakan kudeta di tubuh Partai Demokrat.

Tribunnews.com/Dany Permana
Mantan Ketua DPR Marzuki Alie melaporkan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke Bareskrim Polri. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Mantan Ketua DPR Marzuki Alie melaporkan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke Bareskrim Polri.

Namun pelaporan Marzuki Alie terhadap AHY terkait pencemaran nama baik itu ditolak penyidik Bareskrim Polri. 

Ditolaknya pelaporan terhadap AHY itu menurut Kuasa Hukum Marzuki ALie, Rusdiansyah lantaran kurang bukti.  

Dikutip dari Kompas.Tv,  penyidik telah meminta agar tim kuasa hukum melengkapi barang bukti yang berkaitan dengan pemecatan Marzuki Alie.

Baca juga: Garuda Tetap Terbangkan 10 Pesawat B777, Meski Boeing Minta Tangguhkan karena Insiden Mesin Terbakar

Baca juga: BREAKING NEWS: Anies Rombak 13 Pejabat di Antaranya Wali Kota Jakut, Wali Kota Jakpus, dan Kadis SDA

Baca juga: Mencekam, Dua Warga Terjebak Banjir di Pebayuran Kabupaten Bekasi, Mengapung hanya Pakai Ember

Salah satunya mengenai AD/ART Partai Demokrat. Penyidik memberikan waktu 3 hari untuk kuasa hukum Marzuki Alie melengkapi laporan.

"Masih ada beberapa barang bukti yang kurang terkait masalah AD/ART Demokrat. Maka kami memilih untuk melakukan pengaduan terlebih dahulu, 3 hari ke depan kita akan konfirmasi kembali sembari kita lengkapi syarat formil dan materilnya," ujar Rusdiansyah di Bareskrim Polri, Kamis (4/3/2021).

Selain melengkapi laporan, kuasa hukum juga akan menghilangkan Pasal UU ITE sebagai dasar dugaan laporan tindak pidana yang saat ini sedang menjadi polemik.

Adapun pihak yang sebagai terpapor yakni AHY serta empat kadar Partai Demokrat yang berinisial SH, RN, HMP dan HK.

Laporan ini lantaran Marzuki Alie tidak terima dicap sebagai salah satu dalang gerakan kudeta di tubuh Partai Demokrat yang selama ini tidak dibuktikan.

Ia juga menilai pemecatan terhadap dirinya diluar dari mekanisme partai.

Halaman
1234
Editor: Mohamad Yusuf
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved