Anggota Komisi IX DPR RI Kunjungi BP Jamsostek dalam Rangka Penyerapan Aspirasi

Mufidayati sepakat untuk melakukan upaya-upaya dalam mendorong peningkatan pelayanan dan perlindungan pada BP Jamsostek.

Editor: Mohamad Yusuf
BP Jamsostek
Anggota Komisi IX DPR RI, Kurniasih Mufidayati melakukan kunjungan ke BPJS Ketenagakerjaan atau yang disebut dengan BP Jamsostek, Kamis (4/3/2021).  

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI, Kurniasih Mufidayati melakukan kunjungan ke BPJS Ketenagakerjaan atau yang disebut dengan BP Jamsostek, Kamis (4/3/2021). 

Kunjungan tersebut anggota Komisi IX DPR itu dalam rangka penyerapan aspirasi dari BPJS Ketenagakerjaan 

Kunjungan itu diterima secara langsung oleh Deputi Direktur BP Jamsostek Wilayah DKI Jakarta, Cotta Sembiring beserta seluruh Asisten Deputi Wilayah dan beberapa perwakilan Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan di gedung Kantor Wilayah DKI Jakarta.

Baca juga: Pangeran Uni Emirat Arab Beri Hadiah Jokowi Masjid Mewah Seluas 3 Hektar di Solo, Ini 4 Faktanya

Baca juga: WOW Proyek RSUD Malingping Senilai Rp2,5 Miliar lewat Penunjukan Langsung, Ini Kata Gubernur Banten

Baca juga: WADUH, Pemuda di Cakung Curi Beha dan Celana Dalam Ibu Muda Tetangganya, Ternyata Dipakai untuk Ini

Dalam sambutanya Cotta menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim anggota komisi IX DPR RI yang hadir.

Yaitu dalam rangka pemberian dukungan sekaligus mendengarkan segala permasalahan dan persoalan yang dihadapi oleh BPJS Ketenagakerjaan baik dari soal pelayanan terhadap peserta, perluasan kepesertaan maupun dari sisi regulasi atau pengawasannya, jelas Cotta.

Cotta menjelaskan kepada team anggota komisi IX DPR RI yang hadir bahwa dimasa pandemi covid 19 saat ini, BP Jamsostek di bidang pelayanan lebih mengutamakan layanan secara daring atau online.

Yaitu melalui Lapak Asik (Layanan Tanpa Kontak Fisik) untuk menghindari kontak fisik secara langsung dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus covid 19.

"Namun demikian karena keterbatasan sarana komunikasi yang dimiliki oleh peserta (Hand Phone yang belum smartphone, gaptek dan sebagainnya) maka kami tetap melayani peserta yang ingin datang langsung ke kantor-kantor Cabang BP Jamsostek untuk mengurus klaim dana Jaminan Hari Tua (JHT)-nya melalui layanan onsite dengan tetap menggunakan protokol kesehatan yang ketat dengan 5M," kata Cotta.

Dari sisi kepesertaan, Cotta juga memberikan paparan bahwa saat ini terdapat faktor yang mempengaruhi peningkatan jumlah kepesertaan.

Yakni banyaknya pemberi kerja atau badan usaha yang gulung tikar dan merumahkan pekerjanya akibat terdampak dari pandemi covid 19 ini.

"Terkait persoalan tersebut, Pemerintah melalui BP Jamsostek telah mengeluarkan program relaksasi iuran kepada pemberi kerja yang telah berakhir sampai bulan Februari lalu. Serta Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi para peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan," ungkap Cotta.

Baca juga: Anda Kehilangan Kendaraan? Bisa Cek di Polres Bogor, Ada 134 Unit Hasil Curian yang Diamankan

Baca juga: HATI-HATI! Mabes Polri Sebut Ada Ribuan Pelaku Penipuan Vaksinasi Covid-19 Siap Beraksi,Ini Modusnya

Baca juga: Hati-hati Sunat Laser Berisiko Membuat Alat Kelamin Anak Hitam Akibat Luka Bakar, Ini Penjelasannya

Cotta juga menyampaikan perlunya regulasi baru soal program penerima bantuan iuran (PBI) bagi peserta yang tidak mampu khususnya bagi tenaga kerja rentan atau tenaga kerja bukan penerima upah.

Mengingat program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan ini wajib bagi seluruh pekerja di Indonesia.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved