Breaking News:

VIDEO Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Lurah di Bekasi, Si Lurah Akan Diinterogasi

Kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami penjaga warung berinisial ET (24) yang dilakukan oleh oknum lurah kawasan Bekasi Selatan, masih bergulir

Wartakotalive.com/Rangga Baskoro
Polres Metro Bekasi Kota yang sejak Jumat (11/12/2020) menerima laporan dari korban dugaan pelecehan oknum lurah, telah menyerahkan kasusnya untuk ditangani oleh unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). 

Laporan wartawan wartakotalive.tribunnews.com, Rangga Baskoro

WARTAKOTALIVE.COM, Bekasi Selatan -- Kasus hukum dugaan pelecehan seksual yang dialami penjaga warung berinisial ET (24) yang dilakukan oleh oknum lurah kawasan Bekasi Selatan, masih terus bergulir.

Polres Metro Bekasi Kota yang sejak Jumat (11/12/2020) menerima laporan dari korban, telah menyerahkan kasusnya untuk ditangani oleh unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

"Untuk laporan kasus dugaa pelecehan, kita sudah menerima laporan dari pegawai (warung) kelurahan. Sementara ini dari Unit PPA Polrestro Bekasi Kota sedang melakukan penyelidikan," kata Kasubag Humas Polrestro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing saat ditemui, Kamis (4/3/2021).

Penyidik telah memanggil beberapa orang saksi yang ditengarai berada di lokasi saat dugaan pelecehan seksual itu terjadi pada Selasa (8/12/2020) lalu.

Baca juga: Oknum Lurah Diduga Lecehkan Pelayan Warung Diperiksa Setelah Polisi Temukan Sejumlah Alat Bukti

Baca juga: Jika Terbukti Lakukan Pelecehan Seksual, Lurah Pekayon Jaya Bakal Terima Sanksi Ini

Erna menjelaskan perkembangan kasus selanjutnya akan disampaikan setelah penyidik kembali melakukan interogasi kepada saksi-saksi lain, termasuk oknum lurah yang hingga kini belum dimintai keterangannya.

"Saksinya akan terus bertambah. Pihak PPA masih terus memeriksa. Nanti akan kami informasikan kelanjutannya dari PPA," tuturnya.

Sebelumnya, berdasarkan kronologis laporan yang diterima, dugaan tindak asusila tersebut terjadi di kantor kelurahan di kawasan Bekasi Selatan, pada Selasa, 8 Desember 2020 lalu.

Baca juga: Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Bisa Cabut Jabatan Lurah Bila Terbukti Lakukan Pelecehan Seksual

Awalnya, ER hendak mengantarkan minuman teh manis yang dipesan oleh staff terduga pelaku.

Sesampainya di ruangan tersebut, terduga pelaku mendekati korban dan hendak memesan minuman yang sama.

Halaman
12
Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved