Breaking News:

Terjaring Razia Masker di Ciracas, Pria Ini Ngaku Anak TNI, Petugas Pun Gagal Beri Sanksi Rp250.000

Bahkan dalam video yang diabadikan warga, pria mengaku anak TNI tersebut dengan lantang menolak sanksi karena tak mempercayai keberadaan Covid-19.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Mohamad Yusuf
Istimewa
Seorang pria yang mengaku anak anggota TNI tidak percaya Covid-19 dan menolak diberi sanksi saat razia masker di Jalan Tanah Merdeka, Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur.  

WARTAKOTALIVE.COM, CIRACAS - Sebuah video memperlihatkan seorang pria yang menolak diberi sanksi saat operasi tertib masker (Tibmask) di Jalan Tanah Merdeka, Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. 

Peristiwa yang terjadi Kamis (4/3/2021) siang itu memperlihatkan seorang pengendara motor berpelat B 6023 PWS menolak sanksi yang diberikan petugas karena tidak pakai masker. 

Bahkan dalam video yang diabadikan warga, pria tersebut dengan lantang menolak sanksi karena tak mempercayai keberadaan Covid-19.

Baca juga: Jokowi ke Maumere Sebabkan Kerumunan Warga, Netizen Bandingkan Kasus Habib Rizieq, Ini Kata Istana

Baca juga: Dicopot Anies karena Kasus Kerumunan Habib Rizieq, Kini Bayu Meghantara Dilantik jadi Kabiro ORB DKI

Baca juga: Anies Copot Kepala Dinas Sumber Daya Air, Terkait Banjir Cipinang Melayu dan Kemang?

"Kalian (petugas) nyusahin, Covid-19 itu enggak ada," ucap pria tersebut kepada petugas. 

Petugas pun berusaha memberi imbauan bahwa Covid-19 itu nyata dan sudah banyak memakan korban jiwa. 

Namun imbauan itu tidak digubris pelaku yang ingin segera meninggalkan lokasi.

"Kata gue (Covid-19 enggak ada). Sudah, gue mau jemput anak gue sekolah. Nanti gue ke sini lagi," ungkapnya.

Melihat itu, anggota Polsek dan Koramil Ciracas turun tangan dengan menjelaskan pentingnya menggunakan masker.

Namun pelaku kembali menantang sembari mengaku anak anggota TNI

"Bapak gue tentara. Rumah gue di situ kok (dekat Jalan Tanah Merdeka), ayo ikut gue ke rumah. Saya cuman mau jemput anak gue sekolah," ucap pria dengan tato di tubuhnya itu. 

Meski begitu, petugas gabungan tetap memberi penjelasan akan bahaya Covid-19.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved