Breaking News:

Persita Tangerang

Tak Mudah Menggelar Laga Persahabatan Dengan Tim Besar, Panpel Persita Bagi Pengalaman

urus izin pertandingan persahabatan atau ujicoba tidak ada, apabila dengan klub besar atau sekelas timnas memang harus ada izinnya

Warta Kota/Rafzanjani Simanjorang
Tommy Kurniawan, Security Officer Persita Tangerang jelaskan soal permohonan izin pertandingan 

Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM, Rafsanzani Simanjorang

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Batalnya laga persahabatan timnas Indonesia melawan Persikabo 1973 membuat publik pecinta sepak bola geleng-geleng kepala.

Banyak anggapan masyarakat pecinta sepak bola keduanya terkena prank, meski akhirnya ada klarifikasi dari pihak kepolisian bahwa laga keduanya di Stadion Madya, Jakarta tidak punya izin.

Lantas, bagaimana sebenarnya proses perizinan sebuah laga persahabatan? Panpel tim Persita Tangerang, Tommy Kurniawan membagikan pengalaman pihaknya.

"Biasanya kalau untuk urus izin pertandingan persahabatan atau ujicoba tidak ada. Namun apabila sifatnya dengan klub besar atau sekelas timnas memang harus ada izinnya dan biasanya sampai Polres, artinya setingkat Kabupaten atau Kota," ucap Tommy yang berposisi sebagai security officer Persita kepada Warta Kota, Rabu (3/3/2021).

Skuad Persita Tangerang di kompetisi Liga 1 musim 2020-2021 yang dihentikan penyelenggaraannya oleh PSSI karena pandemi Covid-19
Skuad Persita Tangerang di kompetisi Liga 1 musim 2020-2021 yang dihentikan penyelenggaraannya oleh PSSI karena pandemi Covid-19 (persitafc.com)

Lanjutnya, proses perizinan biasanya satu atau dua minggu sebelum kick off. 

Alasan pengurusan izin lebih dini karena proses permohonan dalam surat menyurat memerlukan waktu pula dari pihak kepolisian.

"Biasanya yang akan dibicarakan mengenai venue,waktu, tim siapa, dan kemungkinan suporter dari masing-masing tim yang akan datang. Karena setiap pertandingan kan akan mengundang massa juga ya," tambahnya.

Baca juga: Persiapan Mepet, Mukti Ali Raja Yakin Kiper Persita Tangerang Tampil Maksimal di Piala Menpora 2021

Baca juga: Gelar Latihan Perdana Persiapan Piala Menpora, Persita Tangerang Tidak Pasang Target Tinggi

Menurut Tommy, untuk segi teknis personel akan diserahkan ke pihak kepolisian yang biasanya itu diatur oleh kabagops.

Namun, bukan perkara mudah. Ada kendala sangat beraneka ragam yang sering menjadi bahan pertimbangan, sehingga harus benar-benar dibahas dengan baik.

Saat Persita Tangerang bertanding, North Legion mendukung dengan yel-yel dan gerakan koreografi yang membuat semangat Pendekar Cisadane
Saat Persita Tangerang bertanding, North Legion mendukung dengan yel-yel dan gerakan koreografi yang membuat semangat Pendekar Cisadane (Instagram/@northlegion_1953)

"Kepolisian biasanya meminta data-data suporter, ada juga kendala surat balasan yang memakan waktu lebih dari yang diperkirakan, ada pula pihak polsek, polres mengizinkan namun pihak mabes tidak, atau kendalanya bisa dari jumlah personel yang terlalu banyak diminta oleh pihak kepolisian sehingga menimbulkan biaya personel yang membengkak meski hanya laga persahabatan," paparnya.

Baca juga: Lepas Lima Pemain, Manajer Persita I Nyoman Suryanthara Harap Pemain Tak Melupakan Pendekar Cisadane

Namun, secara garis besar, panpel biasanya memberikan keyakinan kepada kepolisian bahwa pertandingan bisa berjalan lancar dan kondusif.

Persita sendiri punya pengalaman melawan timnas Indonesia dalam laga persabatan di Stadion Madya, Februari 2020 lalu. 

Saat itu, Persita meraih kemenangan telak dengan skor mencolok 4-1 atas timnas Indonesia.

Penulis: Rafzanjani Simanjorang
Editor: Umar Widodo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved