Jelang Piala Menpora

Rishadi Fauzi Mantan Striker Persija Jakarta Kampanyekan Nonton Bola di Rumah Saja

Harapannya suporter bisa mematuhi aturan yang telah ditetapkan ya. Tidak datang ke stadion, tidak mengadakan nobar dan tetap memerhatikan prokes ketat

Penulis: Rafzanjani Simanjorang | Editor: Umar Widodo
Instagram/@rishadifauzi62
Rishadi Fauzi, mantan striker Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Mitra Kukar, Madura United yang musim 2020 lalu bermain untuk Persis Solo 

Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM, Rafsanzani Simanjorang

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Rishadi Fauzi, mantan striker Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya mengajak seluruh elemen suporter di tanah air mendukung kesuksesan turnamen pramusim Piala Menpora 2021.

Fauzi yang membela Persis Solo di musim 2020 ini menjelaskan, kesuksesan Piala Menpora 21 Maret nanti akan penting untuk kelangsungan masa depan sepak bola Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Fauzi saat bertemu Warta Kota di Tangerang Selatan, Kamis (4/3/2021).

"Harapannya suporter bisa mematuhi aturan yang telah ditetapkan ya. Tidak datang ke stadion, tidak mengadakan nobar dan tetap memerhatikan protokol kesehatan," ucapnya.

Rishadi Fauzi pernah mengalami cedera cukup lama yang sempat menghambat karier sepak bolanya
Rishadi Fauzi pernah mengalami cedera cukup lama yang sempat menghambat karier sepak bolanya (Instagram/@rishadifauzi62)

Menurutnya kepercayaan kepolisian dan usaha PSSI, PT.LIB dan Kemenpora jangan sampai dikhianati demi sepak bola bergulir lagi.

Tak hanya itu, putra daerah Tangerang Selatan ini pun mengajak dan mengkampanyekan agar suporter menonton dari rumah saja.

"Apalagi sudah setahunan tanpa sepak bola ya. Kini telah kembali dengan adanya Piala Menpora, yang akan menjadi standar untuk perizinan kompetisi musim 2021. Penting untuk semuanya bersinergi mensukseskan ini," tambahnya.

Baca juga: Perjalanan Persija Jakarta di AFC Cup 2019 Berakhir, Rishadi Fauzi Dipulangkan ke Klub Liga 2

Baca juga: Peluang Rishadi Fauzi Mengisi Posisi Striker Persija Jakarta

Tak tanggung-tanggung, Fauzi mengajak suporter merefleksikan diri sebelum melakukan sesuatu yang melanggar aturan.

Menurutnya, dengan refleksi diri maka tidak akan ada suporter yang akan melanggar aturan protokol kesehatan.

"Kita semua rindu sepak bola, tentu jika ingin sepak bola hidup, kita harus taat, jangan sampai ada pelanggaran yang akhirnya membuat sepak bola hilang lagi," tutupnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved