Breaking News:

Berita Bekasi

Pemkab Bekasi Bakal Telusuri Dugaan Pungutan Uang kepada Pedagang Pasar Induk Cibitung

Pemkab Bekasi, Jawa Barat akan menelusuri dugaan pungutan kios baru hingga puluhan juta rupiah terhadap pedagang Pasar Induk Cibitung.

Dok. Humas Pemkab Bekasi
Pemaparan Revitalisasi Pasar Induk Cibitung yang akan mengusung konsep zero waste atau nol limbah dan sesuai konsep pasar Standar Nasional Indonesia (SNI). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat akan menelusuri dugaan pungutan kios baru hingga puluhan juta rupiah terhadap pedagang Pasar Induk Cibitung.

Sebelumnya, Forum Komunikasi Pedagang Pasar Induk Cibitung (FK-PPIC) menemui Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi.

Mereka mengadukan nasibnya karena dimintai uang belasan juta rupiah agar mendapatkan tempat di Pasar Induk Cibitung yang akan direvitalisasi.

Pungutan itu dilakukan oknum pengurus pasar yang berdalih sebagai uang muka untuk kios baru.

"Kita masih menunggu menghimpun dulu informasi-informasi yang ada agar jelas," kata Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi Mukhlis, Kamis (4/3/2021).

"Karena ini kan informasi yang saya dapat ada masalah teknisnya saja, bukan masalah pembatalan revitalisasi," katanya lagi.

Menurutnya, dia baru satu bulan menjabat sebagai kepala dinas sehingga harus melihat lebih dahulu melihat perjanjian kerjasama (PKS) antara pemda, pengembang, dan pedagang.

"Nanti akan kita cek lagi semuanya seperti apa nanti kita ajak komunikasii semuanya," ujarnya.

Baca juga: Pedagang Pasar Induk Cibitung Dipaksa Bayar Uang Puuhan Juta Rupiah untuk Kios Baru

Saat ini, dia belum bisa memastikan ada tidak pelanggaran atas permintaan uang pungutan terhadap para pedagang tersebut.

"Jadi gini nanti kita lihat PKS-nya seperti apa, ketetapannya seperti apa, kesepakatannya antara berbagai pihak isi kesepakatannya seperti apa," ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved