Breaking News:

Para Pedagang Pasar Induk Cibitung Ketakutan, Resah Dipungut Puluhan Juta Rupiah buat Kios Baru

“Maka dari itu kami akan menelusuri kebenarannya. Karena aturannya pembayaran 10 persen itu dilakukan pada saat pedagang menempati lokasi penampungan

Warta Kota/Muhammad Azzam
Pasar Induk Cibitung, Kabupaten Bekasi, dlihat dari tampak atas. Pasar Induk Cibitung ini akan direvitalisasi pada tahun 2021. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBITUNG --- Pedagang Pasar Induk Cibitung, Kabupaten Bekasi saat resah.
Mereka dimintai uang puluhan juta untuk kios baru.

“Katanya kalau tidak bayar, kami tidak akan mendapatkan tempat di pasar yang bakal direvitalisasi nanti. Jelas kami keberatan tapi banyak juga yang ketakutan,” kata Ketua Forum Komunikasi Pedagang Pasar Induk Cibitung (FK-PPIC), Juhari pada Kamis (4/3/2021).

Diketahui, saat ini Pasar Induk Cibitung tengah dilakukan revitalisasi agar tertata lebih baik.

Juhari mengungkapkan para pedagang dimintai uang belasan juta rupiah agar mendapatkan tempat di pasar yang akan dibangun nanti.

Pungutan itu dilakukan oknum pengurus pasar yang berdalih sebagai uang muka untuk kios baru.

Pungutan itu dikuatkan dalam brosur yang disebar kepada para pedagang.

Dalam brosur tersebut, harga los ukuran 2x3 meter persegi sebesar Rp 126 juta.

Pedagang diminta membayar down payment sebesar 10 persen atau Rp 12,6 juta untuk mendapatkan nomor los. Kemudian membayar 30 persen selama berada di penampungan.

Sisanya, 60 persen, dapat dilunasi atau dicicil setelah bangunan baru ditempati.

“Sedangkan untuk kios ukuran 3x4 meter persegi dibanderol Rp 270 juta dengan skema serupa,” imbuh dia.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved