Breaking News:

Banyak Kios Berdiri di Lahan Fasos Fasum, Afni Minta Persoalan Itu Segera Dituntuskan

Afni mengetahui hal itu setelah melakukan reses di wilayah setempat untuk mendengar aspirasi warga terkait pelayanan dan penataan infrastruktur.

Istimewa
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Demokrat Nurafni Sajim (kanan) saat foto bersama dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di DPRD DKI Jakarta. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Belasan kios itu berdiri di atas lahan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos fasum) milik Pemprov DKI Jakarta. Atas kondisi itu Legislator DKI Jakarta menyoroti keberadaan 14 kios di Jalan Peta Selatan RT 10/01, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. Pasalnya,

Hal itu dikatakan Nurafni Sajim, Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Demokrat. Afni mengetahui hal itu setelah melakukan reses di wilayah setempat untuk mendengar aspirasi warga terkait pelayanan dan penataan infrastruktur yang dilakukan DKI Jakarta.

Afni menduga ada permainan kongkalikong antara oknum pejabat terkait lahan fasos fasum dengan pedagang setempat. Kabarnya, penghasilan dari pengeloaan lahan tersebut mencapai ratusan juta rupiah.

"Saya minta pejabat di Jakarta Barat jangan bermain terkait fasos fasum. Ketika itu lahan fasum, ya harus dikembalikan kepada fungsinya. Jangan dibiarkan dikelola individu untuk memperkaya diri, apalagi posisi lahan hijau kita masih sangat kurang," kata Afni pada Kamis (4/3/2021).

Afni heran dengan keberadaan kios itu, karena sudah berdiri sejak 20 tahun lalu oleh oknum penguasa wilayah setempat. Kata dia, lahan itu merupakan milik Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta yang diperuntukan sebagai daerah resapan.

Baca juga: Apresiasi Wajib Pajak Kendaraan Bermotor, Bank DKI Beri Hadiah Mobil

Baca juga: Harga Cabai di Pasar Citayam Bojonggede Melambung Tinggi, Pedagang Menduga Mafia Bermain

"Lahan itu untuk penghijauan dan letaknya tidak jauh dengan SDN 07. Saya tantang Wali Kota Jakarta Barat dan Kadis Pertamanan untuk melakukan tindakan. Jangan didiamkan," ujar Afni.

Menurutnya, warga setempat dari pengurus RT dan RW sebetulnya telah melaporkan hal itu kepada Camat Kalideres. Namun pejabat daerah itu tidak menindaklanjuti keluhan warganya.

Karena itu, Afni mendesak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk turun tangan menyelesaikan persoalan itu. Anies juga diminta menindak oknum pejabat setempat yang diduga melakukan kongkalikong dengan pedagang.

"Saya minta pejabat di Jakarta Barat jangan bermain terkait fasos fasum. Ketika itu lahan penghijauan, ya harus dikembalikan kepada fungsinya. Jangan dibiarkan dikelola individu untuk memperkaya diri pribadi. Apalagi terkait taman dan keberadaan lahan hijau kita masih sangat kurang," jelasnya.

"Gubernur dan Wakil Gubernur jangan hanya diam. Bila ada pejabat Pemprov DKI yang terbukti melakukan penyimpangan seperti mengkomersilkan lahan Pemprov, itu harus ditindak," ujar Afni yang juga menjadi anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta ini

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Agus Himawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved