Breaking News:

Berita Ekonomi

Swiss-Belhotel Segara Nusa Dua Dinyatakan Pailit, Tim Kurator Akan Lakukan Tindakan Pemberesan Aset

PT. Asiapac Pancamakmur Abadi (APMA) Gagal Pertahankan Aset, Swiss-Belhotel Segara Nusa Dua Dinyatakan Pailit, Harta Pailit Akan Dimaksimalkan

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana Swiss-Belhotel Segara Nusa Dua, Badung, Bali, Kamis 28 Januari 2021. Hotel ini dinyatakan pailit. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Usaha PT Asiapac Pancamakmur Abadi (APMA) untuk mempertahankan aset kondotel dengan bendera Swiss-Belhotel yang berlokasi di Nusa Dua, Bali, kandas.

Majelis Hakim Mahkamah Agung menyatakan permohonan  Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan APMA tidak dapat diterima (Niet ontvankelijke verklaard).

Dilansir dari laman Informasi Perkara Mahkamah Agung Republik Indonesia, Putusan PK tersebut tertuang dalam No. 13 PK/Pdt.Sus-Pailit/2021 tanggal 22 Februari 2022.

Terkait keputusan tersebut Kurator APMA, Hilarion Wim Triharto mengatakan akan segera melakukan tindakan pemberesan terhadap aset APMA.

"Tim Kurator segera melanjutkan kewenangannya melakukan tindakan pemberesan terhadap aset-aset APMA utk memaksimalkan nilai harta pailit demi kepentingan semua pihak,"
ujar Triharto dalam keterangan tertulis pada Selasa (2/3/2021).

Terkait hal tersebut, General Manager Swiss-Belhotel Segara Nusa Dua, Bali, tidak memberikan respon.

Baca juga: Update Kasus Mafia Tanah di Menteng, Polisi Tingkatkan Statusnya Jadi Penyidikan

Diketahui, perkara tersebut sudah berjalan sejak akhir tahun 2019 ketika APMA dimohonkan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat oleh salah satu kreditor.

Dalam perkara ini diangkat tiga orang kurator APMA yakni Hilarion Wim Triharto, S.H., Albert Panca Hasudungan Simamora, S.H., M.H. dan Sukamto Bangun Lubis, S.H.

Permohonan PKPU tersebut berakhir dengan perdamaian (homologasi) melalui Putusan No. 268/Pdt.Sus/PKPU/2019/PN.Niaga. Jkt.Pst.

Namun, beberapa pemilik unit kondotel merasakan kejanggalan atas putusan perdamaian tersebut dan kemudian mengajukan kasasi yang kemudian dikabulkan oleh Mahkamah Agung melalui putusan Nomor 1049 K/ Pdt.Sus-Pailit/2020.

Baca juga: Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Bisa Cabut Jabatan Lurah Bila Terbukti Lakukan Pelecehan Seksual

Halaman
123
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved