Breaking News:

Kasus Penganiayaan

Polisi Tangkap Pelaku Penganiaya Pria Disabilitas di Warung Pecel Lele, Ternyata Mabuk Minum Ini

Pelaku yang ditangkap atas penganiayaan pria disabilitas itu, diketahui dalam kondisi mabuk saat melakukan aksinya.

Penulis: Mohamad Yusuf | Editor: Mohamad Yusuf
Instagram @smart.gram
Sebuah video viral di media sosial menggambarkan seorang penyandang disabilitas dipukuli bertubi-tubi oleh seorang pria. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pihak kepolisian dari Polres Sumedang berhasil menangkap RR (36), pelaku penganiaya pria disabilitas di Dusun Sukamaju, Desa Mangun Arga, Kecamatan Cimanggung Sumedang, Rabu (24/2/2021) lalu.

Korban bernama Dika (37) warga Cimanggung mengalami luka lecet dan memar di wajah dan sempat diberi perawatan.

Pelaku yang ditangkap atas penganiayaan pria disabilitas itu, diketahui dalam kondisi mabuk saat melakukan aksinya.

"Asal mula kejadian ketika korban sedang berada di angkringan pecel lele, korban dipaksa untuk makan di dalam angkringan. Akan tetapi korban menolak dan terus dipaksa oleh pelaku," tulus akun Instagram @polresumedang, Rabu (3/3/2021).

"Tiba - tiba pelaku melakukan pemukulan terhadap korban kebagian tubuh, wajah dan kepala korban," tambahnya.

Sementara pelaku sudah diamankan di Polsek Cimanggung Polres Sumedang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Pelaku dijerat dengan pasal 351 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.

Mabuk berat, minum tuak 2 liter

Sementara itu Kepala Kepolisian Resor Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto mengatakan, tersangka melakukan penganiayaan tersebut dalam kondisi mabuk berat.

"Betul (pelaku) mengonsumsi tuak lebih kurang 2 liter sebelum melakukan penganiayaan seperti yang terlihat dalam video," sebut Eko dilansir dari Kompas.com.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved