Breaking News:

Hati-hati Sunat Laser Berisiko Membuat Alat Kelamin Anak Hitam Akibat Luka Bakar, Ini Penjelasannya

Teknik sunat laser yang ada selama ini di masyarakat sebenarnya bukanlah kategori sunat laser sesungguhnya.

(Warta Kota/Mochammad Dipa)
Dokter Spesialis Urologi Dr Arry Rodjani, SpU(K) menjelaskan bahaya dari teknik sunat laser yang menggunakan electric cauter yang menghantarkan energi panas untuk memotong kulup penis. Teknik ini beresiko menimbulkan luka bakar pada jaringan penis. 

Jika dialiri dengan listrik, ujung logam akan menjadi panas dan berwarna merah, sehingga dapat digunakan untuk memotong kulup penis.

“Alat ini kalau dinyalakan menggunakan listrik, ujung logamnya akan membara lalu (kulup penis) dijepit kemudian dipotong,” sebutnya.

Beresiko timbulkan luka bakar

Menurut Arry, teknik sunat laser akan mengakibatkan rusaknya jaringan akibat energi panas yang beresiko menimbulkan luka bakar, terlebih jika logam panas dari electric cauter mengenai glens penis atau kepala penis.

Akibatnya, kepala penis jadi menghitam akibat luka bakar dan teramputasi.

Baca juga: WADUH! Pemerintah Nunggak Sewa Hotel untuk Pasien OTG di Bali Rp1,3 Miliar, PLN Ancam Putus Listrik

Baca juga: Ketua Peradi Jakpus Arman Hanis Siap Bela Nurdin Abdullah Lawan KPK, Ini Profil dan Kehebatannya

Baca juga: Jokowi Buka Izin Investasi Miras, MUI: Mulutnya Teriak Pancasila, Praktiknya Kapitalisme

“Jika sudah terjadi seperti ini (penis menghitam akibat luka bakar), datang ke dokter ahli bedah rekonstruksi di seluruh dunia pun tidak bisa diperbaiki,” ucapnya.

Menurut Arry, sebelum anak di sunat, perlu diperhatikan indikasi dan kontra indikasinya, kemudian persiapkan peralatan sunat yang steril dan dilakukan oleh tenaga kesehatan atau dokter ahli dengan teknik standar untuk menghindari komplikasi, sekali pun ada pendarahan.

“Jadi pasien lebih baik datang ke dokter jika ada komplikasi pendarahan, dan bisa kita jahit untuk menghentikannya, tapi kalau komplikasinya berat seperti glens penis sampai gosong atau hangus, dokter juga nggak bisa lakukan apa-apa,” ucapnya. (dip)

Penulis: Mochammad Dipa
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved