Vaksinasi Covid 19

Driver Online Siap-Siap Vaksinasi Covid-19, Gojek SedangTunggu Arahan Kemenkes

Driver Online Siap-Siap Vaksinasi Covid-19, Gojek SedangTunggu Arahan Kemenkes . Simak selengkapnya di dalam berita ini.

Humas PBSI
Tan Joe Hok legenda bulu tangkis Indonesia yang sudah berumur 83 tahun ikut di vaksin Covid-19 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Co-Founder dan Co-CEO Gojek, Kevin Aluwi menyampaikan bahwa vaksinasi seluruh mitra driver akan menunggu arahan dari Kementerian Kesehatan.

"Kita akan merujuk pada arahan dari Kementerian Kesehatan seperti yang sudah diinfokan. Saat ini yang diprioritaskan untuk lansia," ungkap Kevin saat jumpa pers virtual, Rabu (3/3/2021).

Gojek juga mengapresiasi kebijakan dan upaya Pemerintah dalam memprioritaskan masyarakat lansia sebagai penerima vaksin, apalagi mengikutsertakan kelompok pekerja transportasi umum, termasuk mitra driver online ke dalam kelompok petugas pelayanan publik yang menerima vaksin, setelah pemberian vaksin kepada seluruh tenaga kesehatan.

Baca juga: DPRD DKI Minta Keluarganya Ikut Divaksin Covid-19, Jumlahnya Total 500 Orang

Program vaksinasi Covid-19 akan membantu mitra driver, terlebih mitra driver lansia di tahap awal.

"Kami berharap kerja sama dengan Halodoc dapat membantu program vaksinasi Covid-19, dimulai dari sosialisasi dan perluasan akses, sehingga dapat menyukseskan upaya pemerintah dalam menekan penyebaran virus Covid-19," imbuh Kevin.

Baru-baru ini, Gojek bersama Halodoc menghadirkan Pos Pelayanan Vaksinasi Covid-19 melalui mekanisme drive thru di Kemayoran, Jakarta Pusat.

TARGET VAKSIN

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menargetkan, mulai Juli 2021 setiap hari ada 1 juta orang yang divaksinasi Covid-19.

Ia melanjutkan, pasokan vaksin Covid-19 mulai banyak berdatangan pada Bulan Juli.

Diprediksi setiap bulan akan ada 25 juta dosis vaksin yang bisa disuntikkan kepada masyarakat.

Baca juga: Buka Rakornas Penanggulangan Bencana 2021, Jokowi: Jangan Sibuk Buat Aturan, yang Utama Pelaksanaan

"Maret- April ini 500 ribu per hari (divaksinasi)."

"Dan Juli 1 juta per hari karena ketersediaan vaksinnya 25 juta sebulan," ungkapnya dalam kegiatan Halodoc dan Gojek yang disiarkan virtual, Rabu (3/3/2021).

Budi mengungkapkan, hingga Juni 2021, Indonesia baru mengantongi 90 juta dosis vaksin Covid-19.

Baca juga: Menkes Budi Gunadi Sadikin: Mutasi Covid-19 B117 Tidak Lebih Fatal, tapi Penularannya Makin Cepat

Artinya, baru 45 juta orang yang bisa divaksinasi sampai Juni 2021.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved