Breaking News:

Yusuf Mansur Unggah Video Brama Kumbara Ceritakan Marak Pembunuhan Dilakukan Pemuda karena Miras

Unggahan video Brama Kumbara unggahn Ustaz Yusuf Mansur dibanjiri komentar netizen yang mengaitkan dengan kondisi Indonesia mengenai investasi miras.

Warta Kota/angga bhagya nugraha
(Ilustrasi miras) Potongan video serial drama Brama Kumbara berdurasi 3.25 menit yang diunggah Ustaz Yusuf Mansur itu mengisahkan terkait beredarnya minuman keras (miras) di wilayahnya yang menjadi penyebab maraknya pelaku pembunuhan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ustaz Yusuf Mansur mengunggah video serial drama Brama Kumbara dalam akun Instagram-nya @yusufmansurnew pada Selasa (2/3/2021).

Potongan video serial drama Brama Kumbara berdurasi 3.25 menit yang diunggah Ustaz Yusuf Mansur itu mengisahkan terkait beredarnya minuman keras (miras) di wilayahnya yang menjadi penyebab maraknya pelaku pembunuhan.

Unggahan video Brama Kumbara unggahan Ustaz Yusuf Mansur itu pun, langsung dibanjiri komentar netizen yang mengaitkan dengan kondisi Indonesia mengenai polemik investasi miras.

Baca juga: APA ITU PBG? Pengganti IMB yang kini Telah Dihapus dan Tidak Diperlukan lagi Pemilik Bangunan

Baca juga: Cuma 1 Ronde, Ternyata Ini Dia Petarung Satu-satunya yang Berhasil Bikin KO Khabib Nurmagomedov

Baca juga: Pesawat United Airlines Terpaksa Menunda Penerbangan karena Semua Penumpang Mendadak Batuk

"Wah... ini serial drama favorit... brama kumbara... Selamat melihat versi visualnya. yg seumur, pasti inget, hehehe. kuping ampe nempel di radio," tulis Ustaz Yusuf Mansur.

Dalam video tersebut tampak Prabu Angling Dharma tengah melakukan pembahasan mengenai beberapa kali pembunuhan dilakukan oleh para pemabuk.

Pembahasan tersebut dilakukan bersama jajarannya.

Saat itu wilayah mereka diresahkan oleh para pelaku pembunuhan yang dilakukan karena dipengaruhi minuman keras.

Lalu mereka mencoba mencari penyebab kenapa tiba-tiba banyak sekali pemuda yang mabuk-mabukan.

Di mana penjual miras juga menjamur berjualan di wilayahnya.

Mereka hendak menindak para penjual dan pembuat miras.

Baca juga: WADUH! Pemerintah Nunggak Sewa Hotel untuk Pasien OTG di Bali Rp1,3 Miliar, PLN Ancam Putus Listrik

Baca juga: Ketua Peradi Jakpus Arman Hanis Siap Bela Nurdin Abdullah Lawan KPK, Ini Profil dan Kehebatannya

Baca juga: Jokowi Buka Izin Investasi Miras, MUI: Mulutnya Teriak Pancasila, Praktiknya Kapitalisme

Halaman
1234
Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Mohamad Yusuf
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved