Sabtu, 25 April 2026

VIDEO Pemuda yang Viral Lompat dari Flyover Kemayoran Minta Maaf, Janji Tak Ulangi Perbuatannya

Video pemuda melompat dari Flyover Kemayoran ke sebuah gedung tua di Jalan Pademangan 8, Pademangan Timur, Pademangan, Jakarta Utara viral.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Murtopo
Dok. Polsek Pademangan
Marhaenis Fansa, pria yang aksinya viral usai melompat dari jalan layang ke atap gedung. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Junianto Hamonangan

WARTAKOTALIVE.COM, PADEMANGAN -- Video pemuda melompat dari Flyover Kemayoran ke sebuah gedung tua di Jalan Pademangan 8, Pademangan Timur, Pademangan, Jakarta Utara viral di media sosial.

Video berdurasi 55 detik tersebut diunggah akun Instagram @jakut.info dan memperlihatkan pria yang nekat melompat dari ujung flyover atau jalan layang menuju arah Kemayoran.

Pemuda yang menggunakan kaos lengan panjang abu abu dan celana panjang biru tersebut lalu melompat dari Flyover Kemayoran sesaat setelah kendaraan yang melintas sepi.

Pemuda itu berhasil mendarat dengan sempurna di atap gedung. Setelahnya pemuda itu langsung duduk dan menunjukkan gestur senang dengan pencapaiannya tersebut.

Baca juga: Pertama Kali Terjadi, Aksi Pemuda Lompat dari Flyover Kemayoran

Aksi Marhaenis Farsa, pria yang melompat dari Flyover Kemayoran ke sebuah gedung tua di Jalan Pademangan 8, Pademangan, Jakarta Utara baru pertama kali dilakukannya di lokasi tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Pademangan AKP Muhammad Yamin mengatakan pemuda itu baru pertama kali melakukan aksinya tersebut di lokasi yang mengambil tempat di fasilitas umum.

“Dia baru sekali karena emang layak masih bisa atasi dengan tingkat ketinggian,” ungkap Yamin, Senin (1/3/2021).

Baca juga: Polisi Amankan Pemuda Lakukan Aksi Parkour di Flyover Kemayoran yang Viral di Medsos, Ini Sanksinya

Aksi itu dilakukan Marhaenis untuk menyalurkan hobi parkour yang selama ini digeluti.

Yamin juga menekankan bahwa perbuatan pelaku tidak untuk mencari sensasi.

“Itu hobi (parkour) karena belajar dari YouTube dan nggak ada niatan lain,” sambungnya.

Untuk itu pelaku kemudian diminta agar tidak lagi mengulangi perbuatannya tersebut.

Pasalnya aksi tersebut sangat berbahaya dan bisa berdampak terhadap orang lain.

“Jadi selanjutnya buat pernyataan nggak lakukan lagi karena hal itu bisa dicontoh anak-anak,” ujar Yamin. (jhs)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved