Breaking News:

Kasus Narkoba

Ungkap 115 Kg Ganja di Depok, Polisi Buru Bandar Besar Ganja di Sumatera Utara

Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat mengembangkan  kasus ganja 115 kg yang diungkap di Depok, Jawa Barat.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Dian Anditya Mutiara
Humas Polres Jakarta Barat
Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Ronaldo Maradona Siregar ditanyai soal bandar besar ganja di Sumatera Utara. 

WARTAKOTALIVE.COM, TAMBORA - Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat mengembangkan  kasus ganja 115 kg yang diungkap di Depok, Jawa Barat.

Pengembangan kasus itu mengarah ke bandar besar ganja di Sumatera Utara.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Ronaldo Maradona Siregar mengatakan pihaknya sudah memeriksa dua tersangka yang terlibat dalam penyelundupan ganja 115 Kg.

Kedua pelaku yang berinisial PYP dan DK ditangkap sejak (16/2/2021) kemarin.

Dari pemeriksaan selama sepekan itu, pihaknya mendapati fakta baru terkait asal muasal ganja yang disimpan di tiga drum minyak tersebut.

Baca juga: Stok Ganja 100 Kg Disembunyikan dalam Drum Minyak Berhasil Diamankan Polres Jakarta Barat

Baca juga: Ahmed Zaki Iskandar Terima Langsung Bantuan CSR dari Perumdam TKR

Rencananya Ronaldo akan memimpin langsung pengembangan ke daerah Sumatera Utara guna menangkap bandar besar ganjanya.

"Jadi kami masih terus kembangkan peredaran ganja 115 kg dan saya yang akan memimpin langsung pengembangan kasus ini," kata Ronaldo dikonfirmasi Selasa (2/3/2021).

Oleh karenanya, Ronaldo belum bisa beberkan motif kedua orang tersebut dalam menggunakan drum besar untuk mengirim ratusan kilogram ganja di Depok, Jawa Barat.

Lulusan Akpol 2003 ini menyampaikan, pengiriman Narkoba ke Pulau Jawa khususnya Jakarta memang menggunakan berbagai modus untuk mengelabui petugas.

Baca juga: Tiga Residivis Kasus Narkoba Banting Setir Jadi Begal HP dengan Korban Remaja

"Karena memang indikasinya mereka (bandar narkoba) menyamarkan pengiriman dalam berbagai bentuk, mulai dari ganja yang dimasukkan ke dalam mobil bak isinya durian, dimasukkan ke dalam kardus dodol, pernah juga dimasukkan ke dalam keranjang buah kedongdong," tutup dia.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved