Breaking News:

Otomotif

Setahun Covid-19, Pedagang Mobil Bekas di Cibinong Banyak yang Bangkrut

Salah satu sektor otomotif yang sangat merasakan dampak pandemi Covid-19 ini adalah pedagang mobil bekas.

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Foto ilustrasi: Suasana bursa mobil bekas di Kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Minggu (19/7/2020). 

Mobil yang banyak dicari selama pandemi, lanjut dia, adalah jenis MPV seperti Avanza, Zenia dan Ertiga.

Baca juga: PRESIDEN Cabut Lampiran Perpres Miras, Yusril: Perpres Terkait Investasi Miras Harus Direvisi

“Untuk harga, mobil Rp 100 juta ke bawah banyak dicari,” jelas ayah dua anak ini.

Turunnya penjual berdampak pada penghasilannya. Erik pun mengaku sulit untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Penghasilan saya turun drastis karena tidak ada komisi dari penjualan mobil. Gaji nggak cukup untuk membayar kebutuhan bulanan,” keluhnya.

Namun Erik tetap bersyukur karena tempat kerjanya tidak ditutup seperti beberapa diler mobil bekas lainnya di Sukahati.

Baca juga: Berlakunya PPnBM 0 Persen, Konsumen Mobil Bekas Jadi Galau, Ini Tanggapan Pedagang

“Ada sekira 5 tempat jual mobil bekas yang sudah ditutup di sekitar sini. Beruntung ini masih bisa bertahan karena tempat jualan milik sendiri sehingga tidak perlu bayar sewa,” tambahnya.

Dia berharap pandemi ini segera berakhir agar kehidupan kembali normal.

“Semoga Covid-19 ini segera hilang biar penjualan mobil bekas naik lagi sehingga penghasilan kembali normal,” pungkas Erik.

Pengusaha Mobil Bekas Menjerit

Penjual mobil bekas menjerit karena kebijakan relaksasi pajak PPnBM 0 persen untuk industri otomotif.

Baca juga: Pemkab Bogor Gandeng Pemprov Jawa Barat Bangun Jalan Tol Khusus Tambang

Halaman
1234
Penulis: Hironimus Rama
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved