Breaking News:

Otomotif

Setahun Covid-19, Pedagang Mobil Bekas di Cibinong Banyak yang Bangkrut

Salah satu sektor otomotif yang sangat merasakan dampak pandemi Covid-19 ini adalah pedagang mobil bekas.

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Foto ilustrasi: Suasana bursa mobil bekas di Kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Minggu (19/7/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Pandemi Covid-19 tepat setahun masuk ke Indonesia pada Selasa (2/3/2021).

Wabah virus Corona ini telah memporak-porandakan kehidupan masyarakat di Tanah Air setahun terakhir.

Semua lini kehidupan terpuruk, termasuk industri otomotif. Salah satu sektor otomotif yang sangat merasakan dampak pandemi ini adalah pedagang mobil bekas.

Video: PBNU Tegaskan Tolak Perpres Izin Investari Miras

Erik (46), pedagang mobil bekas di Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, mengatakan penjualan mobil bekas selama setahun terakhir terjun bebas.

“Hancur pak. Penjualan turun lebih dari 80 persen,” kata Erik kepada Wartakotalive.com, Selasa (2/3/2021).

Sejak Covid-19 melanda negeri ini pada awal Maret tahun lalu, Erik hanya bisa menjual satu sampai dua mobil per bulan.

Baca juga: Total 1.150 Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan di TPU Bambu Apus Jakarta Timur

Baca juga: Mendag Lutfi Apresiasi Kegiatan Konsultasi Menteri Ekonomi ASEAN

“Penjualan hanya satu atau dua sebulan. Paling tinggi tiga mobil,” ungkapnya.

Kondisi ini sangat berbeda dengan kondisi sebelum pandemi dimana dia bisa menjual 15-20 mobil per bulan.

“Sebelum pandemi sangat bagus. Kita bisa jual 15-20 mobil per bulan. Minimal 10 mobil,” ujar Erik yang mengelola diler Rizal Motor Bersama ini.

Halaman
1234
Penulis: Hironimus Rama
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved