Breaking News:

Berita Daerah

Presiden Jokowi Cabut Perpres Investasi Miras, Pimpinan DPRD Solok : Masyarakat Senang

Presiden Jokowi Cabut Perpres Investasi Miras, Pimpinan DPRD Solok : Masyarakat Senang. Berikut Selengkapnya

Istimewa
Wakil Ketua DPRD Kota Solok, Efriyon Coneng 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Keputusan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) yang mencabut Perpres Investasi Miras diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kota Solok, Efriyon Coneng disambut gembira masyarakat.

Mereka katanya gembira karena Perpres Investasi Miras memicu kontroversi bagi masyarakat.

"Masyarakat Kota Solok tentu bahagia, karena akhirnya Presiden mendengarkan suara rakyat dan mencabut Perpres Investasi Miras," jelas Coneng, Selasa (2/3/21)

Menurut Coneng, keputusan Presiden ini otomatis menghilangkan kekhawatiran akan ancaman maraknya peredaran miras di masyarakat.

"Saya kira tidak hanya Kota Solok, daerah lain juga harusnya menyambut baik keputusan ini. Hilang sudah kekhawatiran kita," lanjut Coneng

Baca juga: Presiden Jokowi Cabut Perpres Ijin Investasi Miras Setelah Dengar Masukan Dari Beberapa Pihak

Politisi Partai Amanat Nasional ini pun memahami maksud ekonomi dibalik rencana investasi miras ini.

Akan tetapi, dirinya tak sepakat jika investasi itu mengancam kualitas moral anak bangsa.

"Ketua Umum kami di PAN juga sudah menyampaikan bahwa jangan sampai investasi mengancam kualitas dan moralitas anak bangsa" ungkap Coneng.

"Siapa yang mampu mencegah peredaran miras. Tidak ada pabriknya saja beredar luas, apalagi ada pabriknya," tambahnya.

Baca juga: Fraksi PKS Dorong DPRD DKI Jakarta Lepas Saham Produsen Bir, PT Delta Djakarta

Ia pun menyebut jika tak semua wilayah punya kebiasaan atau budaya mengkonsumsi minuman beralkohol, apalagi Kota Solok di Ranah Minang

"Kalau Solok ini kan jelas, di kami ada pepatah adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah, jika mendalami ini, pasti paham miras dilarang," pungkasnya.

Diketahui, Presiden Jokowi akhirnya menyudahi polemik pro kontra investasi miras dengan mencabut Perpresnya pada hari ini (2/3/2021) 

"Setelah menerima masukan-masukan dari ulama-ulama, MUI, NU, Muhammadiyah, dan organisasi masyarakat (ormas) serta tokoh-tokoh agama yang lain saya sampaikan lampiran perpres pembukaan investasi baru industri minuman keras yang mengandung alkohol saya nyatakan dicabut," ucap Jokowi dalam konferensi pers pada Selasa (2/3/2021).

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved