Breaking News:

Otomotif

Pemerintah Buat Kebijakan Mobil Murah, Pengusaha Mobil Bekas Menjerit

Pemerintah Buat Kebijakan Mobil Murah, penjual mobil bekas menjerit karena kebijakan relaksasi pajak PPnBM 0 persen untuk industri otomotif.

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Penjual mobil bekas menjerit karena kebijakan relaksasi pajak PPnBM 0 persen untuk industri otomotif. Foto ilustrasi: Suasana bursa mobil bekas di Kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Minggu (19/7/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Penjual mobil bekas menjerit karena kebijakan relaksasi pajak PPnBM 0 persen untuk industri otomotif.

Mereka menjadi sulit dalam menjual dan membeli mobil bekas.

Salah satunya yang dialami Fuad, pengusaha jual mobil bekas di Palmerah, Jakarta Barat.

Pemilik usaha Agung Mobilindo itu mengatakan, sejak 1 Maret 2021 lalu ia menjadi sulit membeli mobil bekas.

Video: PBNU Tegaskan Tolak Perpres Izin Investari Miras

Sebab banyak penawar mobil bekas yang masih menjual mobilnya dengan harga tinggi karena enggan mengikuti kebijakan PPnBM 0 persen.

"Jadi sekarang sama-sama nahan. Mereka enggak mau jual murah, saya enggak berani beli mahal," ungkap Fuad dihubungi lewat sambungan telepon Selasa (2/3/2021).

Selain itu kata Fuad, sekira 20 mobil bekas yang masih terpajang di showroomnya juga terancam tidak laku. Terlebih untuk mobil dengan keluaran tahun yang masih muda.

Baca juga: Beli Mobil Bekas Harga Rp 30 Jutaan Bisa Jadi Pilihan Saat Pandemi Covid-19, Simak Daftar Lengkapnya

Baca juga: Beli Mobil Bekas Harga Rp 20 Jutaan Bisa Menjadi Pilihan di Masa Pandemi Covid-19, Berikut Daftarnya

Misalnya saja kata Fuad, Mobil Honda Brio keluaran tahun 2015 yang dijualnya dengan harga Rp107 juta belum juga laku terjual.

Fuad menduga, mobil itu terdampak dengan kebijakan tersebut. Karena sebelum kebijakan itu keluar harga pasaran bisa mencapai Rp110 juta.

Halaman
12
Penulis: Desy Selviany
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved