Breaking News:

Berita Nasional

Koordinasi dengan Kemenlu, Sandiaga Uno Ungkap Program Travel Bubble Akan Segera Diterapkan di Bali

Koordinasi dengan Kemenlu, Sandiaga Uno Ungkap Program Travel Bubble Akan Segera Diterapkan di Bali

Istimewa
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno bersama stakeholder melakukan peninjauan ke Desa Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali pada Jumat (26/2/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Travel bubble atau free covid corridors yang tengah dikebut Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia memasuki tahap akhir.

Program wisata berbasis vaksinasi covid-19 itu akan diterapkan di Nusa Dua dan Ubud, Bali.

Kabar gembira tersebut disampaikan Menparekraf Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno usai menjalani rapat koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia secara virtual pada Selasa (2/3/2021).

Rapat terbatas yang turut dihadiri sejumlah Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk sejumlah negara seperti Eropa, Timur Tengah, Asia dan Australia itu menyepakati sejumlah hal.

Di antaranya persiapan pelaksanaan travel bubble di Bali serta lima Destinasi Super Prioritas (DSP) yang telah ditetapkan, yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang.

Baca juga: Tertarik Lihat Mobil Listrik Karya Siswa SMK 4 Pandeglang, Gubernur Banten Pesan Satu Unit

"Pada intinya kita terus mempersiapkan, memastikan bahwa Free Covid Corridors ini bisa dieksekusi dengan baik," ungkap Sandiaga Uno pada Selasa (2/3/2021).

Pelaksanaan program Free Covid Coriddors di Bali diungkapkan Sandiaga Uno tidak ditetapkan secara sepihak. 

Pelaksanaan program tersebut katanya merujuk data minat wisatawan mancanegara yang berasal dari para Dubes.

Baca juga: Realisasi Free Covid Corridors, Sandi Dorong Vaksinasi Pelaku Usaha Parekraf di Nusa Dua & Ubud Bali

Diketahui, Bali menjadi destinasi wisata terfavorit di Indonesia, disusul Yogyakarta, Solo, Semarang serta Batam dan Bintan di Kepulauan Riau.

Merujuk laporan tersebut, Bali dinilai pihaknya memiliki potensi besar dalam pemulihan sektor parekraf nasional.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved