Breaking News:

Transportasi

Hindari Over Kapasitas, Semua Kapal Angkut Eksekutif Perlu Jalani Audit dan Uji Kelayakan

Bambang menilai kapal-kapal ASDP sebenarnya tidak layak melayani dermaga eksekutif karena di bawah standar teknis yang seharusnya

Antara Foto/Weli Ayu Rejeki
Ilustrasi: Ribuan kendaraan yang akan menyeberang ke Sumatera memadati Dermaga IV Pelabuhan Merak 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Sejumlah kapal yang beroperasi di dermaga dengan kategori eksekutif dinilai belum memenuhi standar yang diterapkan.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) pun ditantang melakukan uji kelayakan dan audit semua kapal eksekutif di lintasan Merak-Bakauheni dengan melibatkan para pemangku kepentingan terkait.

Tantangan itu disampaikan oleh Bambang Haryo Soekartono (BHS), pemerhati dan praktisi transportasi laut, yang juga Ketua Dewan Pembina DPP Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap).

Bambang yang juga Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Jawa Timur mengatakan audit kapal eksekutif itu guna memastikan apakah armada ASDP tersebut benar-benar laik dan memenuhi standar sehingga layak ditempatkan di dermaga 6 (eksekutif) dengan tarif lebih tinggi dari kapal ekonomi.

“Kita tantang ASDP untuk uji coba atau audit semua kapal eksekutif dengan melibatkan Kemenhub, Badan Klasifikasi Indonesia, Gapasdap, MTI, YLKI, dan unsur-unsur independen lain,” tegas Bambang Haryo, Senin (1/3/2021).

Baca juga: BPTJ: Akibat Banjir, Layanan Transportasi Publik Berbasis Jalan Sempat Terhambat

Baca juga: Garuda Indonesia Mendukung Implementasi GeNose C19 di Transportasi Udara

Dia menilai kapal-kapal ASDP sebenarnya tidak layak melayani dermaga eksekutif karena di bawah standar teknis yang seharusnya, baik dari sisi ukuran, kecepatan, maupun kenyamanan.

Sebab, kata dia, data menunjukkan ukuran kapal-kapal di dermaga eksekutif saat ini mayoritas panjang 110 meter, bahkan ada yang cuma 80-an meter.

“Untuk menjamin kapasitas angkut, kapal di sana seharusnya panjang 130 meter ke atas atau sesuai ukuran kade dermaga yang disiapkan yakni 150-200 meter," ujarnya.

Apabila kapalnya besar, jumlah kendaraan yang bisa ditampung lebih maksimal dan ada ruang gerak bagi kendaraan.

Namun, karena kapalnya kecil, sebagian kendaraan harus parkir di tempat terbuka sehingga kepanasan atau kehujanan, dan terkena air laut.

Baca juga: PT Pelni Berharap GeNose C19 Dapat Segera Diterapkan untuk Penumpang Kapal Laut

Halaman
123
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved