Breaking News:

Gosip Artis

Video Syurnya Terlanjur Tersebar Luas, Artis Seksi Gabriella Larasati Berpeluang Menjadi Tersangka

AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan pihaknya sudah memeriksa beberapa pihak yang diduga terlibat dalam video porno tersebut.

Tangkap Layar Telegram
Beredar sebuah video 14 detik mirip Gabriella Larasati di grup chat Telegram 

Kedua tersangka itu berinisial NK da MSA. Satu pelaku berinisial MSA merupakan residivis dengan kasus serupa.

Ia pernah dihukum Polda Metro Jawa Timur karena menyebarkan konten porno di websitenya.

Millen Cyrus Kembali Jalani Rehabilitasi, Positif Konsumsi Obat Depresi hingga Pelangsing Tubuh

Pigai Soroti soal Perpres Miras, Bocorkan Sosok Diduga Usul Perpres Miras di Wilayah-wilayah Kristen

"Tersangka MSA adalah residivis. Di tahun 2015 pernah ditangkap dan diproses dengan perbuatan sama karena menyebar video porno dengan vonis 4 bulan," ujar Ady dalam konferensi pers yang digelar Senin (1/3/2021).

Kali ini, MSA ketahuan menyebar konten porno yang diduga mirip Gabriella. Ia menyebar konten itu secara berbayar di media sosial twitter.

Di akun twitter yang dikelolanya, MSA sudah memiliki 10 ribu pengikut.

Ditangkap dalam Dua Kasus Berbeda, Millen Cyrus Mengaku Merasakan Depresi Berat

Di akun itu MSA menyebarkan konten porno berbayar. Satu di antara konten yang dijual ialah video porno yang diduga diperankan oleh pemain sinetron Gabriella Larasati.

Dari temuan tersebut, aparat mengejar pelaku MSA.

Pelaku diringkus di sebuah hutan Trenggalek, Jawa Timur saat mencoba lari dari kejaran polisi.

Sementara satu pelaku lainnya ialah NK ditangkap di Halimun, Bandung, Jawa Barat.

Modus NK dan MSA hampir sama yakni menyediakan konten porno berbayar.

Ustadz Adi Hidayat Jelaskan Hadis Palsu yang Populer di Bulan Syaban, Hati-hati Ya Simak di Sini

Satu di antaranya ialah menyebarkan konten porno yang diduga diperankan pemain sinetron "Siapa Takut Jatuh Cinta" itu.

Kedua pelaku tersebut dijerat Undang-undang RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi dan Undang-undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara.

Penulis: Desy Selviany
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved