Breaking News:

Vaksin Covid19

VAKSIN CanSino China Dosis Sekali Suntik Efikasi 95,47% dan Tak Perlu Diulang seperti Vaksin Sinovac

Vaksin CanSino dengan merek dagang Convidecia satu-satunya Vaksin Corona dengan dosis tunggal atau sekali suntik, beda dengan Sinovac.

http://www.cansinotech.com/
Vaksin CanSino dosis sekali suntik, beda dengan Vaksin Sinovac yang harus dua kali suntik, telah diizinkan pemerintah China untuk Vaksin Corona. 

Sampai hari ini, mereka telah menetapkan saluran yang kuat dari 16 vaksin yang mencegah 13 penyakit, termasuk vaksin virus Ebola inovatif global yang disetujui pada tahun 2017 serta Vaksin Coronavirus Novel Rekombinan yang diselidiki (Vektor Adenovirus Tipe 5).

Uji klinis tahap III Vaksin CanSino dilakukan di Meksiko pada Oktober 2020 lalu terhadap 15.000 relawan. 

CanSinoBIO  bekerja sama dengan perusahaan lokal Meksiko, EPIC RESERCH S de RL de CV ("EPIC") untuk memajukan studi klinis.

Pada Oktober lalu, CanSinoBIO juga telah menandatangani perjanjian pembelian di muka dengan pemerintah Meksiko untuk memasok 35 juta dosis vaksin COVID-19 kepada orang-orang Meksiko yang membutuhkan.

Pada tanggal 6 November, kelompok subjek pertama di Meksiko divaksinasi.

Dr. Xuefeng Yu, Ketua dan CEO CanSinoBIO menyatakan, peluncuran studi klinis Ad5-nCoV di Meksiko merupakan pencapaian lain dari CanSinoBIO.

"Kami senang dapat bekerja sama dengan EPIC dan pihak berwenang yang memungkinkan studi klinis awal yang dilakukan di Meksiko ini. Mudah-mudahan, kami dapat segera melihat hasil penelitian dan berkontribusi pada perang pandemi di Meksiko,” katanya.

Setelah sukses uji klinis III di Meksiko, SanSino kemudian melakukan pengembangan klinis fase III di Rusia dan Pakistan.

Pada saat yang sama, CanSinoBIO juga sedang berdiskusi dengan calon kolaborator lainnya di Amerika Latin dengan tujuan untuk mempercepat proses pengembangan klinis multi-pusat global.

Ad5-nCoV, yang dikembangkan bersama oleh Institut Bioteknologi Beijing (BIB), Akademi Ilmu Kedokteran Militer, menjadi yang pertama dari jenisnya yang memasuki pengembangan klinis pada Maret 2020.

Halaman
1234
Penulis: Suprapto
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved