Vaksinasi Covid19

Pro Kontra Foto Selfie Setelah Vaksinasi Covid-19 Ramai di Dunia Maya

Mereka yang mendapat jatah divaksin kerap menunjukkan rasa bahagianya dengan mengunggah kartu antrian vaksin hingga momen saat disuntik melalui foto

Warta Kota/Joko Suprianto
Ilustrasi pro kontra foto selfie setelah vaksin Covid-19 ramai jadi perbincangan di dunia maya foto: Ratusan pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) di DKI Jakarta melaksanakan vaksinasi Covid-19 yang bertempat di SMAN 70 Jakarta, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (24/2) pagi. 

Sementara jumlah yang tak masuk prioritas juga sangat banyak," sambungnya.

Sementara pendapat lain datang dari para ahli kesehatan masyarakat Amerika Serikat.

Mereka berpandangan, foto selfie vaksin justru diharapkan sangat ampuh meyakinkan orang-orang yang takut atau masih ragu-ragu untuk disuntik vaksin Covid-19

Mengacu pada hasil survei di AS, sekitar 1 dari 3 orang mengatakan tidak mau divaksin.

Seorang ahli bernama Trogen dari Lembaga Publikasi Atlantik berpendapat, postingan selfie saat vaksinasi Covid-19 adalah  momen emosional yang layak dibagikan ke publik.

Baca juga: Vaksinasi untuk Keluarga Anggota DPR Dikritik, Sekjen: Semua pada Akhirnya Juga akan Divaksin

Aksi selfie merupakan bentuk untuk melawan cerita-cerita menakutkan yang kerap dibagikan oleh kelompok antivaksin yang bisa memengaruhi keputusan seseorang untuk divaksin.

"Ini sangat bagus untuk melawan kelompok antivaksin dan menimbulkan rasa kepercayaan diri. Ribuan foto petugas kesehatan yang berseri-seri di depan lensa kamera atau meneteskan air mata kegembiraan dan kelegaan, merekam momen yang mendalam di tengah situasi pandemi yang luar biasa," kata Trogen.

Chief Executive American Board of Internal Medicine Richard Baron menyarankan orang yang telah divaksin segera memposting dan berbagi cerita pengalamannya di media sosial.

Hal ini akan membuat mereka memiliki kekuatan untuk membujuk orang lain agar ikut divaksinasi dan menghilangkan rasa takut.

"Saya pikir mereka perlu menggunakan setiap saluran yang tersedia untuk membagikan pengalamannya saat divaksin. Itu akan membuat terlihat normatif dan membuat orang yang masih takut divaksin akan merasa menjadi hal yang harus dilakukan untuk melawan pandemi ini," papar Baron.

Beberapa tempat vaksinasi di AS bahkan sengaja menyediakan spot atau ruang khusus yang didekorasi sangat cantik untuk mendorong para peserta vaksin ber-selfie ria dan membagikannya ke media sosial.

Hal ini dilakukan agar vaksinasi Covid-19 sebagai tindakan yang membahagiakan untuk merasa lawan takut bagi orang-orang yang masih ragu untuk divaksin.

Tak hanya di AS, di Indonesia yang telah menjalani vaksinasi kerap membagikan momen saat disuntik atau setelah disuntik.

Media sosial seperti Instagram kerap dijadikan sebagai platform untuk membagikan momen melawan pandemi Covid-19.

Penulis: Fandi Permana 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved