Breaking News:

Gara-gara Obat Nyamuk Seorang Pemulung Tewas Dilumat Si Jago Merah Saat Padamkan Api Seorang Diri

Sementara dari hasil penyelidikan sementara terkait dugaan penyebab kebakaran disinyalir terjadi setelah korban membakar obat nyamuk.

Kompas.com
Shutterstock Ilustrasi kebakaran. 

WARTAKOTALIVE.COM, CILINCING --- Musibah kebakaran di permukiman warga di Jalan Kalibaru Barat 7 RT 005 RW 04, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (28/2/2021) malam.

Dalam kejadian itu, seorang penghuni tewas saat berusaha memadamkan kobaran api.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Rahmat Kristantio mengatakan peristiwa itu dilaporkan sekira pukul 22.34 WIB.

“Empat unit dengan 20 personel dikerahkan ke lokasi,” ungkap Rahmat, Senin (1/3/2021).

Setibanya di lokasi, para petugas pemadam kebakaran langsung bergerak cepar berjibaku untuk memadamkan kobaran api.

Musibah kebakaran ini menyedot perhatian warga sekitar.

Warga yang rumahnya berada dekat di sekitar lokasi kejadian betgegas menyelamatkan barang perabotannya.

Kurang dari setengah jam, api yang menghanguskan rumah yang juga dijadikan lapak pemulung berhasil dipadamkan.

“Mulai operasi pukul 22.42 WIB dan dinyatakan selesai operasi pukul 23.03 WIB,” sambungnya.

Sayangnya dalam peristiwa tersebut, satu orang penghuni lapak pemulung yakni Joni Ambon (65) meninggal dunia saat berusaha memadamkan api yang menghanguskan bangunannya.

“Korban yang mencoba memadamkan api sendiri hingga terbakar,” ungkapnya.

Sementara dari hasil penyelidikan sementara terkait dugaan penyebab kebakaran disinyalir terjadi setelah korban membakar obat nyamuk.

Tidak lama kemudian kobaran api menyambar bangunan hingga terjadi kebakaran.

“Dugaan penyebab, korban membakar obat nyamuk dan saksi melihat korban terbakar saat memadamkan api lalu menelpon petugas,” ujar Rahmat.

Sementara itu akibat musibah kebakaran dengan luas objek yang terbakar berukuran sekitar 3 x 5 meter tersebut, kerugian yang dialami korban kebakaran ditaksir mencapai sekitat Rp 20 juta.

Baca juga: Kota Depok Kini Masuk Zona Oranye, Disdik Berharap KBM Tatap Muka Sudah Bisa Digelar Awal Juli Nanti

Baca juga: Satu Tahun Penanganan Covid-19, Pemkot Bekasi Kucurkan Rp 5,9 Triliun Atau Setengah dari Dana APBD

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved