Breaking News:

Berita Nasional

Pekerja Masuk Kelompok Berisiko Tertular Covid-19, Perusahaan Diminta Patuhi Penerapan K3

Jaminan sosial merupakan harapan dari seluruh pekerja di Tanah Air untuk perlindungan dirinya dari risiko-risiko pekerjaan yang membahayakan kesehatan

Istimewa
Webinar bertema "Budaya 3M dan K3 Untuk Melindungi Pekerja dan Meningkatkan Produktivitas Kerja Pada Semua Sektor Usaha dalam Masa Pandemi Covid-19" yang digelar BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Kantor Cabang Jakarta Mampang 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Kantor Cabang Jakarta Mampang menggelar webinar bertema "Budaya 3M dan K3 Untuk Melindungi Pekerja dan Meningkatkan Produktivitas Kerja Pada Semua Sektor Usaha dalam Masa Pandemi Covid-19" dalam rangka peringatan Bulan K3 Nasional 2021.

Webinar yang dihadiri sedikitnya 100 peserta perwakilan dari perusahaan binaan BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Jakarta Mampang itu, dibuka oleh Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Kota Administrasi Jakarta Selatan (Sudinakertrans), Sudrajad, S.E., M.M dan Kepala Kantor Cabang (Kakacab) BPJAMSOSTEK Jakarta Mampang, Ali Mugni T.

Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Sudinakertrans) Jakarta Selatan, Sudrajad pada kesempatan tersebut mengingatkan setiap perusahaan untuk mendaftarkan seluruh pekerjanya ke dalam empat program jaminan sosial ketenagakerjaan, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP).

Baca juga: Selama Masa Relaksasi, BPJamsostek Berikan Keringanan Rp3,922 Triliun kepada 580.190 Pemberi Kerja

Menurut Sudrajad, jaminan sosial merupakan harapan dari seluruh pekerja di Tanah Air untuk perlindungan dirinya dari risiko-risiko pekerjaan yang membahayakan kesehatan dan jiwanya.

Hal ini sejalan dengan program Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang bertujuan untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja di lingkungan kerja dan upaya pencegahan penyebaran virus covid-19 di tempat kerja.

"Tenaga kerja adalah salah satu aset penting yang dimiliki oleh sebuah organisasi atau perusahaan," jelasnya melalui pesan tertulis yang diterima redaksi.

Untuk itu organisasi atau perusahaan harus memberikan perlindungan dalam bentuk keselamatan dan kesehatan kerja (K3) kepada para tenaga kerjanya dari berbagai potensi bahaya dan ancaman terkait pekerjaan yang dilakukannya.

Baca juga: Ekonomi Mulai Pulih, tapi Pekan Depan IHSG Diperkirakan Masih Terkoreksi

“Pekerja menjadi salah satu kelompok yang berisiko terkena Covid-19. Oleh karena itu, perlu adanya penanganan khusus terhadap pekerja lewat peran K3 mengingat kasus Covid-19 yang terjadi di para pekerja.” ucapnya.

Dengan digelarnya webinar ini, Sudrajad mengharapkan agar setiap pekerja dan perusahaan mengetahui hak dan tanggung jawabnya serta secara sungguh-sungguh menerapkan K3 di lingkungan kerja.

"Saya apresiasi yang sebesar-besarnya kepada BPJAMSOSTEK Jakarta Mampang atas pelaksanaan webinar ini, semoga jaminan perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja dan jaminan sosial bagi seluruh pekerja terus dapat berjalan secara optimal sehingga perlu adanya peningkatan kesehatan kerja dan partisipasi pekerja serta manajemen keadaan darurat untuk menghadapi Covid-19, ” pungkasnya dalam weibinar yang digelar pada Kamis (11/2/2021) lalu.

Halaman
12
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved