Breaking News:

Kudeta di Myanmar

Myanmar Makin Brutal, Terbaru Dua Orang Demonstran Dilaporkan Meninggal Dunia Kena Tembakan

Unjuk rasa menentang kudeta militer di Myanmar tampaknya tak bisa dihentikan. Penanganan pengunjuk rasa kian brutal hingga dilaporkan 2 orang tewas

Editor: Wito Karyono
Twitter hastag #myanmar
Brutalnya polisi dan militer di Myamar dalam memburu penentang kudeta militer di negara itu. Dokter dan politisi yang tak mau menyebutkan namanya menyebut dua orang demonstran meninggal dunia. 

Outlet media Mizzima juga melaporkan kematian tersebut.

“Polisi juga melepaskan tembakan di kota selatan Dawei yang menewaskan satu orang dan melukai beberapa lainnya,” kata politisi Kyaw Min Htike kepada Reuters dari kota itu.

Outlet media Dawei Watch juga mengatakan setidaknya satu orang tewas dan lebih dari selusin luka-luka.

Baca juga: Pelatih Luis Edmundo Mendukung Pemain Persita Tangeang U-20 Tampil di Turnamen Piala Menpora 2021

Polisi dan juru bicara dewan militer yang berkuasa tidak menanggapi panggilan telepon Reuters yang meminta komentar.

Penduduk Mandalay mengatakan polisi juga menindak protes besar-besaran di kota kedua Mandalay dan di kota timur laut Lashio.

Di kota Yangon, dari gambar yang diposting oleh media menunjukkan beberapa orang dibantu pergi, meninggalkan trotoar dengan berlumuran darah, setelah polisi menembak.

Polisi juga melemparkan granat kejut, menggunakan gas air mata dan menembak ke udara, kata saksi mata.

Kendati demikian, ratusan pengunjuk rasa menolak turun pada sore hari. Beberapa berbaris, sementara yang lain mendirikan barikade.

Baca juga: Millen Cyrus Segera Dipulangkan ke Rumah Setelah Kembali Ditangkap Polisi, Begini Penjelasan Polisi

“Jika mereka mendorong kita, kita akan bangkit. Jika mereka menyerang kami, kami akan bertahan. Kami tidak akan pernah berlutut untuk sepatu bot militer, "kata Nyan Win Shein salah seorang pemrotes Yangon.

Polisi keluar pada pagi hari dan bergerak cepat untuk membubarkan kerumunan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved